oleh

Dikunjungi Sang Maestro Sarapala, Bupati Umar Ahmad Tertarik Olahraga Panahan

radarlampung.co.id – Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Hi. Umar Ahmad, SP, tampaknya mulai tertarik dengan Olahraga Panahan. Hal itu terlihat dari keseriusannya belajar memanah dengan Abah Tapa Umbara, seorang Maestro Panah Tradisional asal Bandung-Jawa Barat, di Lokasi Rumah Baduy, Kawasan Ulluan Nughik, Jum’at (21/2).

Diketahui, Abah Tapa Umbara merupakan salah satu sesepuh Sunda yang juga penggiat seni dan kebudayaan tradisional, terutama di Tanah Pasundan. Kesehariannya, Abah Tapa Umbara merupakan sesepuh Sarapala, sebuah komunitas seni panahan yang sangat aktif di Bandung. Selain panahan, Sarapala juga melaksanakan kegiatan mengaji dan konsisten mengangkat seni pencak silat.

Nah, kunjungannya ke Tubaba adalah untuk menjawab rasa penasaran terhadap cerita tentang Tubaba yang juga mengedepankan kebudayaan. Kedatangannya pun disambut baik oleh Bupati Umar Ahmad. Bahkan, bupati langsung memperkenalkan beberapa ikon budaya yang ada. Dengan berjalan kaki dan menenteng sebuah busur panah, Bupati langsung mengajak Abah Tapa Umbara beserta rombongan mengitari Kawasan Uluan Nughik, mulai dari Taman Budaya Rumah Adat Tradisional  hingga singgah ke Rumah Baduy.

Baca :   Ribuan APD Bantuan dari BNPB Pusat dan Kemenkes RI Tiba di Lampung

Di sini, Bupati Umar Ahmad tampak dengan serius memperhatikan teori panahan yang diajarkan sang maestro, bahkan sesekali keduanya juga tampak serius berbincang mengenai nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam seni panahan. Umar Ahmad juga tidak ragu-ragu langsung memperagakannya. Umar terlihat fokus mengarahkan dan menarik tali busur, membidik, lalu melepas anak panahnya ke sasaran.”Memanah harus benar-benar fokus dan penuh konsentrasi,”ujarnya singkat.

Sementara itu, Abah Tapa Umbara mengatakan, kedatangannya ini didorong rasa penasaran, sebab menurut cerita yang Ia dengar Tubaba adalah sebuah daerah yang juga fokus terhadap kebudayaan. Atas dasar itulah, sang maestro panah tradisional ini tertarik hingga memutuskan untuk melihat langsung Tubaba dari dekat.

”Awalnya saya mendengar cerita dari teman dekat yang sering berkunjung ke Tubaba, bahwa di Kabupaten Tubaba ini banyak keunikan pembangunan yang mengedepankan seni kebudayaan,”ungkap Pemanah Sarapala ini di Rumah Baduy, didampingi Dosen Tari Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, sekaligus pendiri Art Director Wajiwa Bandung Dance Theater, Alfiyanto, S.Sn, M.Sn yang juga dikenal dengan nama Alfiyanto Wajiwa.

Baca :   Ribuan APD Bantuan dari BNPB Pusat dan Kemenkes RI Tiba di Lampung

Abah menuturkan, keberadaannya di Tubaba bersama dengan rekan-rekannya selama tiga hari ke depan akan mengelilingi sejumlah ikon objek wisata di Tubaba. Tidak hanya itu, tujuannya bersilaturahmi dengan Bupati Umar Ahmad juga sekaligus memperkenalkan olahraga memanah.“Alhamdulillah pagi ini bisa bertemu Bupati Umar ahmad. Pertemuan awal tadi, kami sudah sempat memperkenalkan olahraga dan cara memanah dan beliau tertarik,” ulasnya.

Abah juga sedikit menjelaskan tentang panahan, yang menurutnya  merupakan bagian dari olahraga melatih kesabaran, kefokusan pemikiran, dan melatih hati terhadap sesuatu yang kita harapkan.“Kunci memanah itu adalah hati, pemikiran dan mata kita harus fokus terhadap target sasaran arah anak panah. Jika kita sering-sering rajin olahraga memanah kita pastikan otot dan tubuh serta pemikiran jadi sehat,”pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Umar Ahmad juga didampingi sejumlah pejabat, diantaranya Kadis Pendidikan Budiman Jaya, S.STP, M.IP dan Kepala Disporapar Drs. Gustami, M.Si, (fei/rnn/ang)

Komentar

Rekomendasi