oleh

Rektor Bagikan Informasi Penataan dan Infrastruktur UIN di Medan

radarlampung.co.id – Penataan dan infrastruktur merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sebuah lingkungan. Hal ini disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Moh Mukri saat menjadi pembicara dalam Lokakarya UI GreenMetric Wilayah Indonesia Bagian Barat, di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Jumat (21/2).

Rektor mengatakan, UIN Raden Intan Lampung telah melakukan upaya-upaya dalam menata lingkungan kampus dan infrastruktur pendukungnya.

“Kampus utama kami yang terletak di daerah padat penduduk dengan luas 46 hektar ini memliki rasio ruang terbuka hijau sebesar 76 persen, dengan luas hutan kampus 35 persen dan area tertutup vegetasi 40 persen. Tentunya dengan rasio ruang terbuka sebesar 76 persen ini kami berupaya menjadi kawasan hijau dan paru-paru bagi wilayah sekitar kampus yang padat,” terangnya.

Rektor juga menambahkan, kampus UIN juga memiliki area resapan air sebesar 30 persen yang terdiri dari 8 embung dan 8000 titik resapan biopori.

“Area penyerapan air yang kami miliki ini sangat penting keberadaannya karena sangat membantu wilayah sekitar, sehingga saat musim hujan tidak mudah banjir dan saat musim kemarau masih ada air yang dapat digunakan” imbuhnya.

Dikatakannya, UIN Raden Intan terus berupaya meningkatkan porsi anggaran yang berpihak pada lingkungan. “Kami akan terus berupaya meningkatkan porsi anggaran untuk sustainability,”ujarnya.

Ia menambahkan, UIN Raden Intan Lampung menempati peringkat ke-11 perguruan tinggi se-Indonesia, peringkat pertama perguruan tinggi di luar Pulau Jawa dan PTKIN, serta ke-172 tingkat dunia untuk kampus hijau berkelanjutan berdasarkan penilaian dari UI GreenMetric tahun 2019. (rls/rur/ang)

Komentar

Rekomendasi