oleh

Kantor Notaris Dibobol Maling

radarlampung.co.id – Kantor Notaris Ria Yuliana yang berada di jalan Cut Mutia, Telukbetung Utara, Bandarlampung dibobol kawanan pencuri. Akibatnya, uang tunai Rp14 juta, laptop berserta benda berharga lainya turut diambil pada, Sabtu(22/2).

Ika(22) salah satu Karyawan Kantor Notaris Ria Yuliana, mengatakan pencurian itu diduga pada malam hari, dimana tidak ada satupun orang di tempat tersebut. “Ya tadi pagi sekitar jam 8 saya tahunya, karena saya yang pegang kunci kantor. Pas saya datang, kondisi kantor (lantai bawah) semuanya sudah berantakan, laci meja semua sudah kebuka kemungkinan malam pencurinya masuk,” katanya, saat ditemui radarlampung.co.id, di lokasi kejadian.

Melihat kondisi kantornya yang berantakan, dirinya langsung mengecek ruangan atas tidak lain adalah tempat pelaku masuk ke dalam kantor tersebut. “Dibawah itu lihat ada tangga, dia manjat pakai tangga dari tembok sebelah, kemudian ke tempat kita, ngerusak pintu sama tralis di pintu atas dicongkel, banyak jejak kaki juga nempel dilantai,” ujarnya.

Selain jejak kaki, di dapur yang juga kondisinya berantakan juga ditemukan gelas beserta air minum hingga topi tertinggal di salah satu mejanya. “Mungkin dia haus, jadi istirahat minum dulu,” duganya.

Sayang peristiwa tersebut tidak terekam CCTV, para pelaku sengaja mencabut akses wifi yang tergabung bersamaan dengan kabel CCTV. “Pas dilihat keatas udah dicabutin tuh CCTVnya, dan kebetulan juga CCTV yang diatas sedang rusak, nah yang dibawah sini sudah dibawa Polisi tadi buat diselidiki,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, Ika mengaku Kantornya merugi hingga puluhan juta rupiah dan sudah melaporkannya ke Polresta Bandarlampung. “Yang hilang uang tunai kantor Rp14 juta, satu laptop, satu hp, dan headset kalau ditotal kurang lebih Rp20 juta, sudah tadi polisi sudah kesini, kira-kira lebih dari dua orang pelakunya,” terangnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Rosef Effendi membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, dirinya masih menyelidiki untukenangkap pelakunya. “Masih Lidik, kami masih meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu,” pungkasnya. (Mel/yud)

Komentar

Rekomendasi