oleh

20 Pemain Sepakbola Asal Lampung Ikut Kejuaraan Kuala Lumpur Cup 2020

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 20 pemain asal Lampung terpilih masuk tim nasional Forum Pembina Sekolah Sepakbola Indonesia (Fopssi) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mereka didaulat mengikuti pertandingan Kuala Lumpur Cup 2020 pada Sabtu-Minggu, 7-8 Maret 2020.

Manager Team Sugirin Tjastoni mengatakan, tim yang mengikuti turnamen internasional usia muda U-12, U-14 dan U-16 itu sebanyak 54 orang.

Sebanyak 54 orang itu merupakan hasil seleksi nasional yang dilaksanakan pada 20 Desember 2019 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.

Seleksi itu diikuti hampir 400 peserta dari segala kelompok umur perwakilan daerah yang merupakan top score dan pemain terbaik se-Indonesia. Sementara, pemain asal Lampung terbanyak masuk seleksi sebanyak 20 orang dari 54 pemain yang berasal dari Aceh, Bangka Belitung, Lampung, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Tengah.

“54 tim itu diseleksi oleh tim independen. Alhamdulillah pemain dari Lampung cukup diperhitungkan di tingkat nasional. Kalau usia dini, Lampung bisalah berbicara di tingkat nasional. Fopssi pusat mengapresiasi pemain dari Lampung, karena mereka antusias saat mengikuti seleksi,” katanya, Minggu (23/2).

Untuk persiapan keberangkatan ke Kuala Lumpur sendiri, kata Sugirin, sudah sekitar 80 persen. Pelepasan rombongan oleh Menpora RI dan Wakil Ketua DPR RI pada 4 Maret 2020.

Dalam pertandingan itu, Indonesia mengikuti tiga kelompok umur, yakni U-12, U-14 dan U-16. Sebelum berangkat, Fopssi telah menunjuk empat pelatih berasal dari Kalimantan Barat, Babel, Sulawesi Tengah, dan Lampung.

Pihaknya mengedepankan target jangka panjang, membawa pemain muda dapat mengikuti pertandingan ke level yang lebih tinggi. “Karena ketika bermain di level yang lebih tinggi kita anak-anak bisa merasakan teknik yang lain dan memiliki jam terbang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dirinya berharapan pertandingan di Kuala Lumpur Cup 2020, pemain asal Indonesia, selain juara juga mendapatkan jam terbang yang lebih tinggi dan merasakan bertanding dengan lawan yang memiliki teknik berbeda.

“Kalau tim dari Lampung, waktu pertandingan internadional di Tanggerang, tim Berazil saja bisa kalah kok. Kalau untuk level dini kita ini termasuk di atas langit,” imbuhnya.

Untuk target khusus, pihaknya berharap semua tim juara. Namun, tak menutup kemungkinan, tim U-12 dan U-14 cenderung lebih unggul dan bisa diandalkan, karena dalam tim ini beberapa pemain jam terbang mengikuti pertandingan cukup tinggi.

Komentar

Rekomendasi