oleh

Bobol Warung dan Curi Kotak Amal Masjid, Tiga Pelajar Diciduk Polisi

radarlampung.co.id – Unit reskrim Abung Tengah, meringkus tiga pemuda tersangka pencurian dengan pemberatan (curat), ditempat kediamannya masing-masing, Minggu (23/2).

Selain meringkus tiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti 1 buah HP Oppo type A5S warna merah berikut casan HP, 1 buah HP Siomi Redmi type 6A warna hitam berikut casan HP, dan 1 buah HP Advan type S5E warna ungu berikut casan HP. 

Mirisnya, para tersangka bersetatus siswa SMA tersebut masing-masing adalah Mustofa(15), warga desa Pekurun Barat, Sandi warga Gunung Sadar, dan satu rekan lainnya Budi Santoso (16) warga desa Subik, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampura.

Baca :   Polres Lampura Ringkus 9 Tersangka Sindikat Narkoba

“Ketiga tersangka kita tangkap di kediamannta masing-masing, bedasarkan No: LP/A-14/II/2020/POLDA LAMPUNG/RES LU/SPK SEK ABTENG, Tanggal 27 Januari 2020, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana di maksud dalam pasal 363 KUH Pidana,” ujar Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Hendrik.

Dikatakannya, para tersangka melakukan pembobolan sebuah warung milik Suntarno (40) warga Desa Subik, Kecamatan Abung Tengah, sekitar pukul 02.00 WIB, pada Minggu (26/1) lalu.

Sementara untuk kronologis, lanjut AKP Hendrik adalah para pelaku masuk dalam warung dengan cara memanjat tiang depan warung dan selanjutnya berhasil memanjatbpelafon dan masuk ke dalam warung tersebut. “Selanjutnya, para pelaku menguras barang berharga seperti Hp tiga unit dan puluhan bungkus rokok dengan berbagai jenis merk,” kata dia.

Baca :   Lagi Cari Rumput, Petani Ini Kaget Temukan Janin Bayi

Komplotan ini juga, tambah Hendrik, melakukan aksinya dengan cara mencuri kotak amal masjid berada di desa Subik. “Pengakuan ketiganya, mereka mendapatkan uang dalam kotal amal masjid sebesar Rp350 ribu. Uang tersebut, lalu dipergunakan untuk poya-poya,” beber Handrik.

Ia juga mengakui, jika ketiga tersangka masih bersetatus pelajar SAM di wilayah Kabupaten Lampura. “Para tersangka masih pelajar ya. Jadi kita ambil tindakan khsusus untuk penindakannya. Jadi kita periksa didampingi orang tuanya,” pungkasnya (ozy/ang)

Komentar

Rekomendasi