oleh

Herman HN Berencana Bangun Pemandian Air Panas Sumur Putri

radarlampung.co.id – Melihat potensi air panas di Sumur Putri – Kali Akar, Kelurahan Sumur Putri Kecamatan Telukbetung Selatan, Wali Kota Bandarlampung Herman berencana akan membangun kolam renang air panas di lokasi tersebut.

Rencana tersebut, terungkap saat manajemen Radar Lampung beraudiensi dengan wali kota di Rumah Dinas Wali Kota Bandarlampung, baru-baru ini. Herman tampaknya cukup serius ingin membangun lokasi menjadi tempat wisata keluarga. Bahkan dirinya merujar akan membangun kolam renang air panas berukuran 20×30 meter.

Terlebih, wali kota dua periode ini melihat potensi sumber air panas di lokasi tersebut cukup menjanjikan. Setidaknya dari hasil penelusuran yang di lakukan Radar Lampung dari warga sekitar, setidaknya ada tiga sumber mata air panas lainnya, selain satu sumber mata air panas yang sudah diketetahui kebanyakan orang.

Terkait informasi sumber mata air panas itu dibenarkan oleh Ketua RT 02 Lk. II Kelurahan Sumur Putri, Purwanto. Menurutnya, Wali Kota Herman HN pernah mendengar gagasan kolam renang air panas tersebut tahun lalu. Namun, hal tersebut belum ada realisasinya hingga saat ini.

Dari hasil penuturan Purwanto, empat titik sumber air panas berada di lokasi Sumur Putri itu, yakni dua titik berada di dasar sungai Sumur Putri, satu titik yang sudah dikenal selama ini yang sudah dibeton, dan satu titik berada di dasar atas sungai Kali Akar.

“Yang di dasar Kali Akar masuk Kelurahan Sukarame II ini termasuk sumber mata air panas yang sangat panas dibandingkan sumber lainnya. Tapi sudah terendam air, dulu pernah terlihat dan merupakan hasil bor yang dilakukan oleh orang Jepang,” ungkapnya kepada Radar Lampung saat ditemui di lokasi, Senin (24/2).

Dirinya menyebutkan, bila diselidiki lebih dalam, potensi mata air panas di lokasi tersebut sangatlah banyak. “Kalau memang pak wali mau bangun kolam renang air panas tentu sangat bangus, sebagai potensi pariwisata di sini,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas PU Iwan Gunawan dan Kepala Bagian Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum  Kota Bandarlampung Rizky Agung dirinya menyebutkan meskipun itu baru rencana. Pihaknya tentu mendukung ide dan gagasan wali kota.

Namun, dirinya menyebutkan, hingga saat ini terkait rencana, dirinya belum mendengar perintah atau pun intruksi dari atasan. “Bagus itu, tapi sampai saat ini belum mendapat perintah atau arahan soal pembangunan kolam di sana. Baru pengerukan waduk itu,” tandasnya.

Kemudian, berdasarkan pengakuan Kepala Dispar Kota Bandarlampung, Muhammad Yudhi, untuk tahun 2020 terkait rencana pembangunan kolam renang belum pernah terdengar. Sehingga, sumber pendanaan dan konsep pembangunanya seperti apa, dirinya pun tidak mengetahuinya.

“Sampai saat ini belum ada saya dengar adanya rencana itu, seingat saya pak wali mau bangun replika Kapal De Brow dan melakukan pengedukan waduk, yang tengah dikerjakan oleh dinas PU,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Radar Lampung, untuk sumber mata air yang berada di lokasi tanah Pemerintah Kota Bandarlampung yang sudah banyak dikenal, cenderung mata air tidak sepanas seperti sebelum-sebelumnya. Hal itu, dibenarkan salah satu warga yang sering mandi di lokasi tersebut.

“Iya, ini airnya sudah tidak sepanas yang dulu-dulu. Engga tahu juga apa penyebabnya. Tapi, pemandian disini tetap menjadi primadona warga disini. Ibu-ibu kalau sore mandinya disini,” ujar pria yang namanya enggan dipublikasikan itu.

Diketahui, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bandarlampung berencana mengembangkan wisata kuliner dan Replika Kapal De Brow sebagai alternatif tempat wisata keluarga di Kota Tapis Berseri.

Kepala Dispar Kota Bandarlampung, Muhammad Yudhi mengungkapkan Pemkot Bandarlampung memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,3 miliar untuk melengkapi fasilitas di Sumur Putri.

“Jadi secara kegunaan, dana itu telah disesuaikan dengan kebutuhan, akan di bangun beberapa fasilitas umum,” katanya kepada Radar Lampung, Minggu (16/2).

Ia juga menerangkan bahwa beberapa fasilitas umum pendukung bagi wisatawan yang mengunjungi Sumur Putri dan tempat wisata lainnya di Bandarlampung. Tempat itu akan dilengkapi fasilitas spot kuliner yang akan diisi oleh UKM di Bandarlampung.

“Fasilitasnya berupa penerangan lampu taman, kios cinderamata, pusat jajanan, ruang ganti atau toilet, tempat ibadah, gazebo, jalan setapak hingga lahan parkir, semua sudah terdapat dalam susunan anggaran DAK itu,” jelasnya.

Pihaknya kedepan tidak hanya fokus menggarap wisata Sumur Putri saja. Pemkot Bandarlampung berencana mengembangkan Wisata Kuliner dan mengangkat Kapal Debrow sebagai tujuan wisata yang lokasinya tidak jauh dari lokasi Sumur Putri.

“Agar masyarakat dan wisatawan yang datang juga tahu, bahwa terdapat sejarah di sana dan itu bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk wisata di Kota Bandarlampung,” pungkasnya.

Sebelumnya, Walikota Hrerman HN meninjau wisata Air Terjun Sumur Putri yang terletak di Kelurahan Sumur Putri Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandarlampung.

Keberadaan Air Terjun  Sumur Putri yang sedang digaungkan oleh Pemkot Bandarlampung akan menjadi destinasi wisata unggulan kota ini.

Herman HN mengatakan, kini lokasi tersebut sudah mulai dilirik para wisatawan. Sehingga, pihaknya akan menambah fasilitas pendukung lainnya.

“Ini kan bisa menambah PAD juga nantinya. Mangkanya kita rehab sedemikian rupa agar nambah daya tarik wisata kota,” ujarnya.

Dalam upaya merevitalisasi Sumur Putri, Pemkot melakukan pengerukan di bendungan dan sungai di lokasi tersebut dengan menurunkan satu alat berat eksavator dan dan beberapa unit truk.

Selain memperdalam bendungan, pihaknya juga bakal menyediakan fasilitas  taman bermain untuk anak-anak. “Anak-anak bisa bermain, bisa mandi, kita perdalam sampai sepuluh meter,” tandasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi