oleh

SKD Tanggamus Selesai, Ratusan Peserta Hamil

radarlampung.co.idSeleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Tanggamus berakhir Minggu (23/2). Tes diikuti 6.865 peserta dari 7.304 pendaftar yang lolos seleksi administrasi.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyempatkan diri meninjau pelaksanaan SKD hari terakhir di SMK Yadika Pagelaran, Pringsewu. Ia didampingi Inspektur Ernalia, Asisten Bidang Adminisrasi Jonsen Vanisa, Staf Ahli Bupati Firman Ranie, Kepala BPKD Suaidi dan Kepala BKPSDM Tanggamus Aan Derajat.

Dewi Handajani menuturkan, pelaksanaan SKD yang berlangsung selama sepekan berjalan lancar. “Alhamdulillah. Sampai hari terakhir, pelaksanaan SKD CPNS Tanggamus berjalan cukup baik. Kami berharap mudah-mudahan hasil yang dicapai peserta memuaskan,” kata Dewi.

Sementara Kepala BKPSDM Tanggamus Aan Derajat mengatakan, sejak hari pertama, pelaksanaan SKD berjalan lancar. “Kami simpulkan, pelaksanaan SKD tahun ini sukses,” kata Aan.

Baca :   Pemprov Umumkan Hasil SKD CPNS

Menurut Aan, kelancaran itu dari mulai peralatan, selama pelaksanaan semua berfungsi dengan baik. Kemudian jaringan internet juga tanpa gangguan. Ini peningkatan dari pelaksanaan SKD sebelumnya.

Kemudian peserta juga bagus. Secara umum mereka sudah siap dan mengerti aturan saat ikut SKD. Cepat tanggap ketika  diperintahkan masuk ke ruang tes. Sebab ruang memang harus steril dan hanya boleh bawa KTP dan kartu tes.

“Tingkat kehadiran juga bagus tahun ini. Sebab dari awal sampai akhir pelaksanaan hanya 439 peserta tidak hadir. Per hari yang tidak hadir hanya puluhan. Tidak sampai 100 peserta,” terang Aan.

Baca :   Maraton, Tim Kabupaten Evaluasi dan Verifikasi Peserta Lomba Desa Pesawaran

Pada bagian lain, Koordinator Kesehatan, Diskes Tanggamus Baryanto mengatakan, ada peserta yang dalam kondisi hamil sebanyak 463 orang, ibu nifas (pasca bersalin) dua orang, peserta pasca alami kecelakaan satu orang, sakit maag kronis satu orang dan dua orang peserta difabel.

“Untuk peserta yang berkebutuhan khusus (ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, peserta baru sembuh dari sakit) diberi tanda berupa pita yang dipasang di lengan sebelah kanan. Peserta berkebutuhan khusus juga difasilitasi dengan kemudahan antrian metal detector dan registrasi.,” ujar Baryanto. (ral/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi