oleh

Pemkab Lamteng Dukung KUR bagi UMKM, Bupati Minta Dipermudah

radarlampung.co.id – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memajukan dan menyejahterakan petani sangat didukung Pemkab Lampung Tengah. Hal ini diungkapkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto dalam acara Sosialisasi Pengembangan Usaha dengan Permodalan melalui KUR agi UMKM di Moon be Cafe, Selasa (25/2).

“Tentunya kita sangat mendukung program KUR bagi UMKM. Terutama untuk memajukan dan menyejahterakan petani,” katanya.

Loekman juga meminta BRI memberi kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat yang akan mengajukan peminjaman KUR. “Kita berharap BRI memberikan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat yang mengajukan pinjaman KUR. Ini agar masyarakat tidak terlalu direpotkan dalam melakukan pengurusannya,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi KUR ini, kata Loekman, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan KUR untuk mengembangkan usaha yang ada. “Manfaatkan KUR untuk mengembangkan usaha yang ada. Terlebih bunga KUR telah disubsidi oleh pemerintah, sehingga kemudahan dalam pembayaran ini dapat dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Di hadapan pimpinan BRI Lampung-Bengkulu, Loekman juga memaparkan potensi yang ada di Lamteng. “Lamteng memiliki potensi yang yang sangat luar biasa di segala bidang. Saya bertekad menjadikan Lamteng terbaik di Provinsi Lampung. Lamteng yang ada di tengah-tengah akan menjadi sentra segala kegiatan di Lampung,” katanya.

Sedangkan Pimpinan BRI Lampung-Bengkulu Wahyu Sulistyono mengatakan bahwa BRI berkomitmen mengarah ke sektor pertanian produktif dan berharap KUR bisa segara tersalurkan dengan baik di Lamteng. “Lamteng memiliki penduduk paling banyak yakni sekitar  1,5 juta jiwa. Ini adalah peluang BRI  untuk bisa menyalurkan dengan baik KUR. Apalagi BRI mempunyai komitmen untuk ke arah pertanian dalam sektor yang  produktif. Ini merupakan peluang BRI untuk bisa mempercepat penyaluran di Lamteng,” katanya.

Wahyu juga menjelaskan bahwa pihak BRI tidak mempersulit mekanisme pengajuan permohonan KUR. “Kita memberikan kemudahan dalam peminjaman KUR. Cukup surat izin keterangan usaha mikro dari kecamatan. Selanjutnya akan di-follow up oleh petugas BRI. Sejak 1895, komitmen BRI terhadap petani hingga kini terus berjalan dengan baik. Tidak perlu dikhawatirkan lagi karena pada awalnya BRI adalah bank yang dahulunya selalu berurusan dengan petani,” ungkapnya. (rls/sya)

Komentar

Rekomendasi