oleh

Bertemu Bupati, Kades Curhat Banyak Persoalan

radarlampung.co.id – Sejumlah kepala desa di Kedondong, Pesawaran berharap agar pemerintah kabupaten dapat merealisasikan pembangunan sesuai usulan prioritas serta berkoordinasi dalam pelaksanaannya.

Salah satunya disampaikan Kepala Desa Gunungsugih Saipul Anwar. Menurut dia, dalam realisasi pembangunan, pihak desa tidak pernah dilibatkan. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah kabupaten, khususnya dinas terkait dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa pada saat pelaksanaan pembangunan.

“Selama ini, kegiatan berasal dari usulan kami. Namun kami tidak dilibatkan. Seperti bantuan jembatan untuk Dusun Tahala pada 2018 lalu. Kami selaku kepala desa di luar pengetahuan dan tidak masuk skala prioritas,” kata Saipul.

Kemudian terkait usulan pembangunan talud di Desa Gunungsugih pada 2018, pada realisasinya tidak sesuai dengan lokasi yang diusulkan. ”Termasuk kami mengusulkan talud penahan sungai karena banjir 2017 lalu. Namun realisasinya di luar usulan. Untuk itu kami berharap pelaksanaannya sesuai usulan,” tegasnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Babakanloa Ahmad Rosid. Ia berharap yang menjadi kebutuhan dan usulan dari pemerintah desa agar diprioritaskan. 

“Selain itu, pembangunan jembatan gantung saat ini baru direalisasikan untuk abudment saja. Sedang jembatan lama sudah dibongkar. Tolong diprioritaskan. Yakinlah, apa yang kami usulkan merupakan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Pada bagian lain, Kepala Desa Pesawaran Feri berharap agar akses jalan utama yang dilalui anak sekolah dapat diperbaiki.

Terkait harapan sejumlah kepala desa, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menegaskan pihaknya selalu menekankan agar dinas terkait dapat berkoordinasi dengan jajaran di tingkat desa.

“Saya selalu tekankan kepada jajaran untuk selalu koordinasi. Kalau sudah realisasinya, saya sudah minta agar rekanan berkoordinasi. Terkait pergeseran tempat, mohon maklum saja. Mungkin ada yang mengusulkan ke dewan. Tapi meski begitu, masih tetap di desa yang sama.Tolong dijaga konsistensi. Jangan ada lagi udang di balik batu,” jelasnya tegas Dendi.

Kemudian jalan di Dusun II, Desa Pesawaran sudah dinggarkan pada 2020. “Segera koordinasi dengan dinas terkait, agar kejadian pergeseran lokus seperti di Desa Gunungsugih tidak terjadi lagi,” sebut dia. (ozi/ais)

 

Komentar

Rekomendasi