oleh

Demi Pemuda Gotong-royong, Bupati Hadir di Tengah Hujan Rintik

radarlampung.co.id – Forum Pemuda Gotong-royong Lampung Tengah menjadi perhatian Bupati Loekman Djoyosoemarto. Ketika pelantikan Forum Pemuda Gotong-royong Kecamatan Waypengubuan, Loekman beserta istri dan jajarannya hadir di tengah hujan rintik-rintik.

Loekman menyatakan banyak pendapat bahwa pemuda kerjanya hanya hura-hura dan hal negatif serta dekat dengan narkoba. “Tapi, semua itu terbantah.  Terbukti bahwa pemuda bisa berkarya untuk masyarakat, khusunya di Kecamatan Waypengubuan ini,” katanya.

Kepada pengurus Forum Pemuda Gotong-royong, Loekman minta terus menggelorakan semangat gotong-royong di Lamteng. “Saya minta terus gelorakan semangat gotong-royong di kabupaten yang kita cintai ini. Saya ucapkan selamat. Mari sama-sama kita jaga kondusivitas Lamteng bersama-sama,” ungkapnya di Lapangan Merdeka, Kecamatan Waypengubuan, Selasa (25/2) malam.

Baca :   Dua Titik Tempat Cuci Tangan Dibuat di Bandarjaya

Kegiatan yang diadakan Forum Pemuda Gotong-Royong ini, kata Loekman, juga cukup baik. “Kegiatannya juga cukup baik. Dengan menggandeng OPD, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan adminduk dan kesehatan gratis selama tiga hari di sini. Jadi tak perlu jauh-jauh membuat KTP atau KK. Pasti dilayani gratis. Saya juga minta camat membagikan KTP kepada warga jangan sampai ada pungli. Saya nggak mau dengar. Kalau ada akan saya tindak tegas,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Forum Pemuda Gotong-royong Deny Salsa menyatakan sudah sembilan pengurus kecamatan dilantik. “Sudah sembilan kecamatan dilantik. Pada 11 Maret 2020 nanti pengukuhan untuk delapan kecamatan,” katanya.

Baca :   Apa Kabar Pelantikan Wabup Lamteng

Deny melanjutkan, peran Pemuda Gotong-royong untuk mengajak generasi muda menjauhi narkoba dan perbuatan negatif lain. “Kita ajak seluruh pemuda memerangi narkoba. Juga menjauhi sifat negatif lainnya. Kita juga menggelorakan semangat gotong-royong di tengah masyarakat untuk hal yang positif. Masyarakat juga harus bisa memaknai gotong-royong dalam arti yang luas. Bukan berpikiran bawa cangkul atau arit,” ujarnya.

Sementara Kadisdukcapil Lamteng Genta Surimuda mengatakan pelayanan e-KTP banyak diminta masyarakat. “Selama kegiatan ini, kita sudah cetak 512 KTP-El. Kita juga buatkan KK dan akta kelahiran,” ungkapnya. (sya/ang)

Komentar

Rekomendasi