oleh

Pemkot Bakal Bangun LPL untuk Atasi Air Limbah

radarlampung.co.id – Limbah air sampah dari TPA Bakung kembali mengalir ke sungai dan laut tanpa penyaringan lebih lanjut. Dalam mengatasi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung akan membangun lima kolam leachate (Ipl) dengan anggaran yang diambil dari APBD 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan mengatakan, terkait limbah air dari TPA Bakung yang mengalir ke permukiman warga sehingga mencemari sumur warga, bukanlah kewenangan dinas yang dia pimpin.

Meskipun demikian, Dinas PU mendapat perkerjaan untuk membangun lima kolam leachate sebagai penetralisir dalam penanganan penanganan air limbah dari sampah TPA Bakung.

“Saat ini masih perencanaan dan proses pengadaannya, dalam waktu dekat kita bangun. Pertengahan tahun kita bangun, saya yakinkan itu,” katanya, Rabu (26/2).

Baca :   Peduli Kesehatan, TP PKK Kota Bandarlampung Bagikan Telur Rebus

Sementara, pembangunan kolam itu dianggaran sebesar Rp4,5 miliar, sebagai solusi penangan limbah TPA Bakung. “Prosesnya, air dari sampah yang keluar dari talut masuk ke kolam leachate sebagai fungsi penyaringan. Air yang sudah netral barulah dialirkan ke drainase,” urainya.

Sebelumnya, memasuki musim hujan, limbah sampah dari TPA Bakung kembali mengalir ke laut tanpa penyaringan lebih lanjut. Warga kudu sabar menunggu pembangunan kolam leachate (Ipl) dengan anggaran yang diambil dari APBD 2020 mendatang. 

Wawan (53) warga Blok F1 & F2 RT 03/Lk. III Perumahan Keteguhan Tahap II yang tepat didekat talut penahan sampah mengaku, kalau setiap hujan datang memang masalah utama limbah sampah yang mengalir ke pemukiman.

Baca :   Ternyata, Tiga Bangunan yang Longsor di Ketapang Masuk Zona Merah

Namun, akhir tahun ini karena sudah ada tembok tinggi yang dibangun pemerintah kota setempat, kekhwatiran longsor sudah teratasi. Namun, terkait limbah yang mengalir di depan rumahnya melewati drainase menuju laut dipinggir bikir pantai Keteguhan masih tetap seperti biasanya.

“Setiap datang hujan pasti masalahnya air limbah ini. Tidak hanya mencemari laut juga mencemari sumur warga,” katanya saat ditemui di rumahnya, Senin (30/12) sore. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi