oleh

Bermisi Wujudkan Posyandu Mandiri

RADARLAMPUNG.CO.IDDi antara 50 anggota DPRD Bandarlampung periode 2019-2024, nama Pepy Asih Wulandari, S.S.T. sempat menjadi perhatian publik Kota Tapis Berseri. Di usianya yang terbilang muda, perempuan berparas cantik ini kini menduduki jabatan sebagai Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung, komisi yang salah satu bidang tupoksinya mencakup kesehatan.

Ya, wanita kelahiran 2 Februari 1990 ini telah mendapatkan kepercayaan untuk merancang peraturan daerah. Meskipun muda, namun dirinya tampak percaya diri disandingkan dengan para seniornya di bidang politik. Terlebih, sosoknya telah mampu mengambil hati masyarakat yang memberi kepercayaan pada dirinya sebagai penyambung aspirasi.

Pepy -begitu dia kerap disapa- berlatar belakang dari seorang bidan desa. Dirinya merasa beruntung ditempatkan di komisi yang sebidang dengan keahliannya. Karenanya, dia pun telah berjanji bakal berusaha berbuat banyak di komisi tempatnya bertugas saat ini.

Baca :   Legislator PKS Santuni Korban Banjir

“Saya banyak mendapat masukan dari masyarakat saat saya berprofesi sebagai bidan desa. Dan, dengan dipercayanya saya sebagai anggota dewan, saya akan berusaha meneruskan masukkan masyarakat untuk segera diwujudkan pemerintah, khususnya bidang kesehatan,” ucap Pepy saat berbincang dengan Radar Lampung di sela waktu senggangnya.

Tak dipungkirinya, dari profesinya sebagai bidan memberikan ia sejumlah gagasan. Salah satunya, dirinya berniat mewujudkan Posyandu Mandiri, dalam arti tak selamanya berpangku tangan oleh pemerintah daerah. “Seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sudah saatnya Posyandu bisa mewujudkan dari hasil usaha mandiri. Semisal dengan menghimpun dana CSR bermodal proposal yang terstruktur,” ucapnya.

Baca :   Legislator PKS Santuni Korban Banjir

Istri dari dr. Aris Caesarriano ini merasa senang profesinya saat ini mendapat dukungan penuh dari keluarga. Tak terkecuali dari sang suami tercinta. Bahkan, dirinya pun mengaku niatan awal dirinya menjadi wakil rakyat bermula dari dorongan sang ayah, Agus Sujatma, yang juga pernah menjadi anggota DPRD Bandarlampung.

“Ayah menilai, salah satu sifat saya adalah kritis. Dan, kalau kata ayah sifat kritis harus tersalurkan pada hal positif agar bisa membantu orang banyak. Karenanya, ayah menyarankan saya untuk mencalonkan diri sebagai anggota dewan, alhamdulillah terpilih. Dan tentunya saya pun lebih dulu meminta restu suami,” tukas ibunda dari Azzahra Arista Barrah tersebut. (gar/sur)

Komentar

Rekomendasi