oleh

Ini Bangunan Kita Sendiri, Kok Main Rusak-rusak Aja?

radarlampung.co.id – Eksekusi lahan yang diklaim milik PT KAI Divre IV Tanjungkarang berlangsung tegang, Kamis (27/2). Langkah ini dilakukan lantaran penghuni rumah di atas lahan di Jalan Manggis, No. 86, Kelurahan Pasirgintung, Tanjungkarang Barat (TkB), Bandarlampung tersebut tidak membayar sewa selama empat tahun.

Rumah tersebut ditempati Wiwik (50), anak dari Barus, salah seorang pegawai PT KAI. Lelaki itu sudah meninggal dunia pada 1987 silam. Pada lahan 529 m2 tersebut berdiri bangunan seluas 44 m2.

Persiapan eksekusi dilakukan sejak pagi. Puluhan personel polisi dan petugas PT KAI mengamankan proses tersebut. Sementara keluarga almarhum Barus menentang pembongkaran rumah. Meski begitu, tidak mengurungkan langkah penertiban.

“Dulu ini sebenarnya rumah dinas pegawai kita. Dia sudah meninggal dan akhirnya ditempati anak-anaknya,” kata Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Sapto Hartoyo di lokasi penertiban.

Menurut Sapto, sejak 2015, lahan tersebut sudah diserahkan oleh para pihak dari pegawai tersebut. ”Sebelumnya rumah ini sudah diserahkan  kepada perusahaan. Ada buktinya, seperti surat pernyataan bermaterai. Pada 2016, ternyata masuk lagi dan membangun di belakang,” sebut Sapto sambil menunjukan secarik kertas bermaterai yang ditandatangani Wiwik.

Komentar

Rekomendasi