oleh

Warung Makan Wakaf Produktif di Natar Diresmikan

radarlampung.co.id – Salah satu upaya memproduktifkan tanah wakaf dilakukan di Natar, Lampung Selatan dengan diresmikannya Warung Makan Wakaf Produktif by Warung Makan Neng Banyu Kamis (27/2).

Atas peresmian ini, menurut Kakanwil Kemenag Agama Lampung diwakili Luqmanul Hakim Kepala Bidang Penais dan Zawa, menyampaikan, saat ini tanah wakaf sangat banyak. Untuk itulah dari sekian banyak perlu di lakukan optimalisasi pemanfaatannya.

”Untuk pemanfaatannya salah satunya dengan warung produktif, jadi nilai tanahnya tetap. Hanya manfaatnya bisa dilipat gandakan. Dengan harapan bisa memiliki kemanfaatan lebih banyak di masyarakat, ini jadi trobosan wakaf tidak semata-mata hanya tanah biasa namun ada pemanfaatan yang lebih besar,” beber Luqman.

Dia melanjutkan, bentuk pengelolaan tanah wakaf saat ini cukup beragam. Ada berupa ruko, rumah makan, bahkan dahulu diwacanakan sebagai penyewaan perkantoran. Namun dengan Warung Makan Wakaf Produktif ini nantinya diharapkan masyarakat juga bisa mendapatkan manfaatnya.

”Jadi nantinya disini ada sebuah usaha kecil yang dikelola masyarakat dengan memanfaatkan tanah wakaf, nilai manfaatnya bisa komunikasikan antara BWI dan pengelola warung,” tambahnya.

Kemudian Eka Suwandi selaku Ketua Kemitraan Warung Makan Wakaf Produktif di Natar ini mengatakan adanya Warung Makan Wakaf Produktif merupakan upaya menjauhkan ke azaban yang pedih.

”Ini tanah terbengkalai, bukan milik saya. Tapi harapannya bisa produksi di mana hasilnya dimanfaatkan 30% untuk wakaf, 30% untuk yang bekerja di rumah makan ini, 30% pengembalian modal yang bisa dilakukan bertahap dan 10% diberikan ke desa. Ini merupakan menjauhkan ke azaban yang pedih,” ujarnya.

Menurut Eka Suwandi, sekarang ini banyak tanah pemerintah dan tanah wakaf banyak namun kurang dimanfaatkan. Hutan banyak tapi hutan tidak jelas dan tidak produktif. ”Justru sebagai WNI yang baik bersama membangun negara dan daerahnya,” tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi