oleh

Tim Inafis Olah TKP Jatuhnya Teknisi Dari Lift

radarlampung.co.id – Penyidik Polresta Bandarlampung masih menyelidiki kasus tewasnya Suryono (32), teknisi yang jatuh dari lift di lantai lima gedung Satu Atap, Kamis (27/2).

Tim Inafis kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat kejadian, Suryono sedang berada di bawah lift. Sedang rekannya Agus Setiawan dari PT Fujitec berada di dalam lift.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya mengatakan, dirinya belum menerima hasil olah TKP yang dilakukan tim Inafis. ”Iya kita lihat dulu hasil olah TKP tadi. Saya belum dapat laporan dari Inafis,” kata Yan Budi, Jumat (28/2).

Baca :   Sopir Tewas di Gudang Bahan Bangunan

Dilanjutkan, setelah menerima laporan, penyidik akan meminta keterangan saksi dan pihak perusahaan. salah satunya untuk mengetahui keamanan pekerja. ”Iya. Termasuk dari Pemerintah Kota Bandarlampungnya. Tapi tunggu dulu hasilnya. Penyebab atau dugaannya seperti apa,” sebut dia.

Diketahui, nyawa Suryono (32), teknisi yang jatuh dari lift di lantai lima gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung tidak tertolong. Warga Kecubungjaya, Gedungaji, Tulangbawang ini meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM), Kamis sore (27/2).

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya melalui Kasatreskrim Kompol Rosef Effendi peristiwa tersebut. ”Ya, informasi  yang kami terima, dia (Suryono, Red) meninggal sore tadi,” kata Rosef dihubungi melalui ponselnya, Kamis malam.

Baca :   Lelaki yang Tewas di Sumberrejo Itu Camat Kelumbayan

Rosef menuturkan pihaknya masih menyelidiki penyebab jatuhnya Suryono. ”Masih kita selidiki. Sekarang jenazahnya masih di rumah sakit. Dalam proses pemulangan,” sebut dia.

Suryono jatuh dari lift di lantai lima gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung, Kamis sore (27/2). Peristiwa itu menyebabkan ia menderita luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit A. Dadi Tjokro Dipo. (mel/ais)

 

 

Komentar

Rekomendasi