oleh

Rekayasa Lalin Jalan Urip Sumoharjo-Ki Maja Belum Maksimal

RADARLAMPUNG.CO.ID – Rekayasa lalu lintas di pertigaan Jalan Urip Sumoharjo-Ki Maja cenderung belum maksimal. Kemacetan terjadi berada di titik masuk Jalan Pajajaran dan dari arah Jalan Ki Maja yang cenderung menanjak mengakibatkan mobil sering tertahan.

Owner Akang Kencana Motor, Dedi mengatakan, meskipun rekayasa kali ini terlihat teratur. Namun, menurutnya masih belum maksimal, lantaran pada jam-jam tertentu masih mengalami kemacetan yang panjang.

“Kemacetan terjadi di titik pintu masuk Jalan Pajajaran, karena banyak yang dari arah rumah sakit Urip dan yang dari dalam Jalan Pajajaran saling bertemu. Nah, karena ada kemacetan di titik ini, maka yang dari arah Jalan Ki Maja yang ingin ke arah RS Urip atau ke arah rel kereta api jadi menumpuk, akhirnya macet panjang,” jelasnya kepada Radar Lampung ditemui di bengkelnya yang tepat di sisi pertigaan, Senin (2/3).

Pantauan Radarlampung.co.id, rekayasa kali ini dibuat memutar, terlihat kendaraan yang dari arah Jalan Kimaja menuju arah RS Urip Sumoharjo atau ke arah keluar Jalan Teuku Umar sedikit menanjak.

Terlihat, beberapa kendaraan berhenti mendadak menghindari kendaraan mobil lainnya di depan yang mengambil ancang-ancang melakukan tikungan.

Menurutnya, dinas terkait perlu melebarkan tikungan yang menuju arah RS Urip Sumoharjo atau ke arah keluar Jalan Teuku Umar sedikit menanjak. Kemudian, juga memberikan rambu-rambu atau larangan kendaraan dari arah Jalan Pajajaran langsung ke arah RS Urip Sumoharjo.

Warga lainnya, Sutopo (56) warga Wayhalim mengatakan, kemacetan makin diperparah ketika kereta api babaranjang melintas. “Kalau pas sibuk-sibuk jam berangkat kerja, pagi sekira 7.00 WIB di titik ini pasti macet, ditambah ada kereta babaranjang melintas. Kalau tidak, sore pas pulang kerja,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung, Iskandar mengatakan, meminta kepada pengguna jalan bersabar. Hal ini lantaran rekayasa saat ini merupakan yang terbaik.

“Sementara ini bersabar, karena rencananya bulan depan sudah ditutup untuk pembangunan flyover dan underpass. Dan rencananya juga yang pintu masuk di Jalan Pajajaran dam Urip Sumoharjo mau dilebarkan,” pungkasnya kepada Radar Lampung. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi