oleh

Diisukan Terkena Virus Corona, Warga Lamtim yang Pulang dari Tiongkok Mulai Membaik

radarlampung.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana Lampung Timur masih melakukan observasi terhadap pasien yang baru pulang dari Tiongkok.

Sebelumnya, sempat beredar pesan berantai yang menduga pasien tersebut terserang virus corona. Namun, dari hasil pemeriksaan medis, pasien yang berinisial FD (22) itu didiagnosa menderita TB paru minimal dan demam berdarah dengeu (DBD).

Direktur RSUD Sukadana dr.Wayan Widyana menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Rabu (4/4), suhu tubuh FD mencapai 36,6 derajat celcius atau normal. Selanjutnya, tekanan darah pada posisi 110/70. Kemudian, dari hasil pemeriksaan laboratorium kadar leukosit telah meningkat dari 1.100 menjadi 2.300.

Sedangkan, untuk kadar trombosit memang mengalami penurunan dari 200.000 menjadi 170.000. Namun, penurunan tersebut masih dalam ambang batas. Sebab, normalnya kadar trombosit adalah antara 150.000 – 400.000. “Secara umum, kondisi kesehatan FD mulai membaik. Kami masih terus melakukan observasi dan perawatan agar kondisinya semakin membaik,” terang dr.Wayan.

Diketahui sebelumnya, pesan berantai yang tersebar melalui Wats App tentang keberadaan salah seorang warga Lampung Timur yang mengalami gejala mirip serangan virus corona sempat membuat resah masyarakat.
Dalam pesan yang beredar disebutkan ada salah satu warga dari salah satu kecamatan di Lamtim yang baru pulang dari Cina berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana, Selasa (3/3) pukul 12.00 WIB.

Warga tersebut, mengalami gejala mirip serangan virus corona.
Menanggapinya, Direktur RSUD Sukadana dr. Wayan Widyana menjelaskan, pasisen tersebut berinisial FD (22) warga salah satu kecamatan di Lamtim. Menurutnya, FD meerupakan mahasiswa Indonesia yang baru pulang dari Cina pada 20 Februari 2020 lalu.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan rontgen, FD didiagnosa menderita penyakit TB paru minimal. Kemudian, dari hasil uji laboratorium didiagnosa menderita penyakit demam berdarah dengeu (DBD).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur dr.Nanang Salman Saleh menjelaskan, warga yang disebut dalam grup whatsApp tersebut tidak terserang virus corona.

Menurutnya lagi, sebelum pulang ke Indonesia FD (22) telah menjalani karantina di Guangzi Tiongkok selama satu bulan setengah sejak Januari hingga pertengahan Februari 2020. Setelah menjalani masa karantina FD dinyatakan tidak terserang virus corona. Kemudian, pada 18 Februari FD diperbolehkan pulang ke Indonesia melalui Bandara di Guangzou.

Saat di Bandara tersebut, FD kembali menjalani pemeriksaan dan dinyatakan bebas dari virus corona.
Bukan hanya itu, sebelum kembali ke tanah air, pesawat sempat transit di Bandara yang ada di Thailand. Dari hasil pemeriksaan di Bandara Thailan, FD juga dinyatakan bebas dari virus corona. Karenanya, FD diperbolehkan pulang ke Indonesia dan tiba di kampung halamannya pada 20 Februari 2020.
Lebih lanjut dr. Nanang menjelaskan, berdasarkan masa karantina dan pemeriksaan di sejumlah bandara tersebut, maka FD telah melewati masa inkubasi virus corona.

“Masa inkubasi virus corona dua pekan. Sedangkan FD telah menjalani karantina satu setengah bulan dan dinyatakan bebas dari virus tersebut,” papar dr.Nanang. (wid/ang)

Komentar

Rekomendasi