oleh

Komalat Hadir, Seribu Rupiah Selamatkan Anak Bangsa

radarlampung.co.id – Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba membuat Komunitas Millenial Anti Narkoba Lampung Tengah (Komalat) prihatin sehingga hadir di tengah masyarakat. Dengan program Seribu Rupiah Menyelamatkan Anak Bangsa, Komalat mulai menyosialisasikan bahaya narkoba penyalahgunaan narkoba.

Ketua Komalat Lamteng dr. Hasril Syahdu menyatakan, sasaran sosialisasi kaum milenial yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. “Sasaran kita kaum milenial yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Kita sosialisasi ke sekolahan-sekolahan dan kampung-kampung,” katanya.

Direktur RSUD Demang Sepulau Raya ini melanjutkan, Komalat memiliki program Seribu Rupiah Menyelamatkan Anak Bangsa dengan moto Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Masyarakat. “Kita berikan stiker senilai Rp1.000 yang berisi imbauan agar tidak menggunakan narkoba. Uang Rp1.000 ini digunakan untuk honor pengurus, biaya sosialisasi, screening narkoba, biaya rehabilitasi, dan pembuatan banner. Masalah rehab bisa di RSUDSR atau ke BNN. Anggarannya kita kelola secara transparan dan akuntabel. Kita berharap masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Hadirnya Komalat, kata Hasril, juga direspons positif Bapak Bupati. “Komalat juga mendapat dukungan pemerintah daerah. Bahkan Bapak Bupati siap turut serta turun bersama menyosialisasikan bahaya narkoba,” katanya.

Komalat, kata Hasril, juga menggandeng Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Lamteng. “Kita juga bergandengan tangan dengan GPAN Lamteng dalam menyosialisasikan bahaya narkoba. Diharapkan dengan kerja sama ini, Lamteng dapat bebas dari narkoba. Paling tidak menekan penyalahgunaan narkoba dengan berbagai pembinaan-pembinaan,” ungkapnya.

Sedangkan Wakil Ketua GPAN Lamteng Raston Nawawi menyatakan pihaknya siap bergandengan tangan dengan Komalat. “Kita siap bekerja sama dengan Komalat. Terlebih lagi, kita memiliki visi-misi yang sama untuk menekan penyalahgunaan narkoba. Jadi untuk apa jalan sendiri-sendiri. Pemberantasan narkoba ini memang jadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya pihak kepolisian dan pemerintah daerah. Tapi juga seluruh elemen masyarakat. Saya yakin jika bersama-sama, Insya Allah Lamteng bebas dari narkoba,” tegasnya. (sya/ang)

 

Komentar

Rekomendasi