oleh

Di Banjaragung, Winarti Ajak Warga Rutin Minum Jamu Tradisional

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tulangbawang Winarti melanjutkan kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka monitoring evaluasi 25 program unggulan ke Kecamatan Banjaragung, Jumat (6/3).

Dalam kesempatan itu, Winarti bersama masyarakat mengkampanyekan minum jamu tradisional sebagai cara meningkatkan kekebalan tubuh dan cara sehat secara alami.

Hal ini dilakukan, mengingat jamu tradisional dengan kandungan beragam tanaman herbal, juga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan dan imunitas tubuh.

“Ayo meminum minuman herbal dengan kandungan rempah seperti temulawak, jahe, kunyit, hingga sereh. Jamu merupakan minuman berkhasiat yang diwariskan dari leluhur dan minim efek samping karena terbuat dari bahan-bahan alami,” ungkap Bupati.

Selain Bupati dan beberapa pejabat terkait, Kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tulangbawang juga mengikuti kegiatan kunker.

Pada kesempatan tersebut, petugas Kantor BPOM melakukan edukasi terkait penggunaan bahan baku dan bahan tambahan yang aman digunakan untuk jamu kepada para pengusaha jamu gendong yang mengikuti pameran UKM.

Selain itu, juga dilakukan pengujian cepat menggunakan rapid test kit terhadap sampel jamu yang dihidangkan, dari 9 sampel yang diuji disimpulkan seluruhnya tidak mengandung bahan berbahaya serta tidak mengandung pemanis buatan siklamat.

“Ciri-ciri minuman yang ditambahkan pemanis buatan siklamat, apalagi dalam jumlah besar yang melebihi batas aturan, akan ada rasa pahit setelah diminum (bitter after taste),” jelas Kepala BPOM Tulangbawang Tuti Nurhayati.

Selain pengujian terhadap sampel jamu, petugas Kantor Badan POM juga melakukan sampling pangan yang dijajakan para pedagang di sekitar area kegiatan.

Dari seluruh sampel yang diuji, disimpulkan tidak ada makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti rhodamin B, formalin, boraks dan methanil yellow.

BPOM juga melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dengan membuka pameran produk ilegal dan mengandung bahan berbahaya serta membuka konsultasi terkait obat dan makanan aman.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih cermat memilih produk obat dan makanan dengan selalu CEKLIK (cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa),” tandasnya. (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi