oleh

Soal Blank Spot, KPU Lampung Lapor Pusat

RADARLAMPUNG.CO.ID – KPU Lampung bersikap terkait temuan Bawaslu Lampung tentang ratusan kecamatan di delapan daerah pelaksana Pilkada serantak di Lampung. Ya, sejumlah kecamatan didapati mengalami kesulitan signal, atau blank spot.

Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengapresiasi kinerja Bawaslu tersebut. Namun, pihaknya hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi dari masing-masing pemkab/pemkot.

“Sampai saat ini kami masih belum mendapatkan data resmi daerah temuan tersebut dari pemkab/pemkot termasuk dari Bawaslu. Tapi. Kalua nanti kita sudah mendapatkan datanya, akan kita sampaikan ke KPU RI,” ujarnya, Jumat (6/3).

Dia mengatakan, untuk upaya KPU agar tidak mengandalkan action dari pusat, pihaknya juga bakal melakukan komunikasi dengan masing-masing pemda yang ada dalam temuan Bawaslu tersebut.

“Melalui masing-masing Komimfo agar daerah daerah yang blank spot tersebut menjadi perhatian, karena pada pemilihan 2020 nanti KPU RI merencanakan e-rekap yang sedang dimatangkan konsepnya bersama tim dari ITB,” jelasnya.

Senada, Komisioner KPU Lampung divisi Teknis Ismanto mengatakan, pihaknya bakal menyampaikan persoalan ini ke KPU RI sebagai laporan untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Terkait wilayah Lampung yang dinyatakan blank spot, nanti kita sampaikan ke KPU RI sebagai laporan. Karena memang yang membuat regulasi KPU RI,” kata dia.

Sementara, untuk temuan lain yakni daerah yang berpotensi bencana dan dinilai menganggu distribusi logisitik, Ismanto mengatakan, distribusi logistik di Lampung pada pemilu terahir 2019 tidak ada kendala, dan logistik pemilu terdistribusi tepat waktu dan tepat jumlah.

“Semoga saja pada pilkada 2020 di 8 kabupaten kota di Lampung distribusi logistik lancar,” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 104 kecamatan dari total 129 di delapan kabupaten/kota pelaksana Pilkada Serentak tahun ini blank spot alias susah sinyal. Identifikasi Bawaslu Lampung, daerah yang aman dari blank spot hanya lah Kota Metro.

Rinciannya, Bandarlampung ada enam kecamatan blank spot, Pesisir Barat 11 kecamatan, Pesawaran 10 kecamatan, Lampung Tengah 24 kecamatan, Lampung Timur 24 kecamatan, Waykanan 14 kecamatan, dan Lampung Selatan 15 kecamatan.

Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lampung Iscardo P Panggar mengatakan, penyisiran dan inventarisasi daerah blank spot dan potensi bencana merupakan bentuk deteksi dini jajaran pengawas pemilu, agar mendapat perhatian seluruh stakeholder pada Pilkada tahun 2020 di Provinsi Lampung.

“Berdasarkan identifikasi paling banyak ada di Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan. Sementara, paling rendah itu Bandarlampung. Metro kosong,” ucapnya, Rabu (4/3). (abd/sur)

Komentar

Rekomendasi