oleh

Aliansi Gerakan Perempuan Melawan: Kami Kerja Bukan untuk Digoda!

RADARLAMPUNG.CO.ID – Puluhan perempuan yang tergabung dalam aliansi gerakan perempuan melawan, menggelar aksi di tengah car free day (CFD), di Tugu Adipura, Bandarlampung, Minggu (8/3). Mereka turun mengangkat tema “Perempuan Mogok Lawan Penindasan, Wujudkan Kedaulatan”.

Pantauan Radarlampung.co.id, masa melakukan longmarch dari depan Gramedia Raden Intan, menuju Tugu Adipura, Bandarlampung. Mereka mendapat dukungan beberapa elemen seperti solidaritas perempuan, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), LBH Bandarlampung, Buru Imigran, PKBI, Aksi Kamisan Lampung, PSKP, LADA, GMNI, GMKI, LMND, SMI, Watala, FSBKU, FSBMM, Kasbi, dan Women March.

Pada titik akhir masa yang melakukan aksi damai di Adipura menyuarakan 21 poin tuntutan. Di antaranya, menuntut disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), menolak disahkannya Omnibus law RUU Cilaka dan politik upah murah, menolak RUU Ketahanan Keluarga, dan kesetaraan gender (KKG), serta meminta sejumlah pihak agar tidak menghambat kebebasan pers.

Selain itu massa juga membawa poster-poster bertuliskan penolakan atas undang-undang yang dinilai melemahkan dan berdampak tidak baik bagi kaum perempuan.

“Kami memiliki apapun yang diperlukan untuk menjadi perempuan kuat tanpa rasa takut dan mampu berdiri sendiri,” tulis salah satu poster. Ada juga yang bertuliskan “Perempuan bekerja untuk berkarya bukan untuk digoda”. (gar/sur)

Komentar

Rekomendasi