oleh

Diisukan Terjangkit Corona, Warga Lamtim Diperbolehkan Pulang Dari RS

radarlampung.co.id-Warga Kabupaten Lampung Timur yang baru pulang dari Tiongkok dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana sudah diperbolehkan pulang.

Direktur RSUD Sukadana dr.Wayan Widyana menjelaskan, FD (22) warga dari salah satu kecamatan di Lampung Timur sempat menjalani rawat inap sejak Selasa (3/3) lalu.

Menurutnya, FD sempat diisukan terserang virus corona. Sebab, FD baru pulang dari Tiongkok pada 20 Februari 2020 lalu. Namun, dari hasil pemeriksaan medis, ternyata FD menderita TB paru minimal dan demam berdarah dengeu (DBD). “FD tidak terserang virus corona,” jelas dr.Wayan.

Ditambahkan, setelah menjalani perawatan intensif selama 5 hari, kondisi FD dinyakan baik dan sudah diperbolehkan pulang, Jumat (7/3) lalu.

“Untuk pemantauan kondisi kesehatan FD selanjutnya akan dilakukan Puskesmas di dekat tempat tinggalnya,”terang dr.Wayan Widyana, Senin (9/3).

Diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur dr.Nanang Salman Saleh menjelaskan, informasi tentang adanya warga Lamtim terserang virus corona tidak benar.

Menurutnya, sebelum pulang ke Indonesia FD (22) telah menjalani karantina di Guangzi Tiongkok selama satu bulan setengah sejak Januari hingga pertengahan Februari 2020. Setelah menjalani masa karantina FD dinyatakan tidak terserang virus corona. Kemudian, pada 18 Februari FD diperbolehkan pulang ke Indonesia melalui Bandara di Guangzou.

Saat di Bandara tersebut, FD kembali menjalani pemeriksaan dan dinyatakan bebas dari virus corona.
Bukan hanya itu, sebelum kembali ke tanah air, pesawat sempat transit di Bandara yang ada di Thailand. Dari hasil pemeriksaan di Bandara Thailan, FD juga dinyatakan bebas dari virus corona.

Karenanya, FD diperbolehkan pulang ke Indonesia dan tiba di kampung halamannya pada 20 Februari 2020.
Lebih lanjut dr. Nanang menjelaskan, berdasarkan masa karantina dan pemeriksaan di sejumlah bandara tersebut, maka FD telah melewati masa inkubasi virus corona. “Masa inkubasi virus corona dua pekan. Sedangkan FD telah menjalani karantina satu setengah bulan dan dinyatakan bebas dari virus tersebut,” papar dr.Nanang didampingi

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana dr.Wayan Widyana dan Kasat Intelkam Polres Lamtim AKP Oskar saat memantau kondisi FD di RSUD Sukadana, Selasa (3/3) malam.

Ditambahkan, dari hasil pemeriksaan, FD didiagnosa menderita TB Paru minimal dan demam berdarah dengeu (DBD). Karenanya, dr.Nanang berharap masyarakat Lamtim tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar melalui grup whatsApp yang menyebutkan FD terserang virus corona. (wid/ang)

Komentar

Rekomendasi