oleh

TAK PERNAH MENYERAH

FOTO DAN NASKAH M. TEGAR MUJAHID

TERTATIH. Jeni merangkak dari atas tempat tidur beralas kayu. Menuju motor yang sudah dimodifikasi. Lelaki 65 tahun ini memanaskan mesin. Bersiap keliling kota. Mencari barang-barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan dan dijual.

Sudah 20 tahun lebih, lelaki kelahiran Talangpadang itu menjadi pencari barang rongsokan. Kekurangan pada dirinya tidak menghalangi warga Sinarlaut, Kotakarang, Telukbetung Barat ini mencari rezeki.

Sejak usia dua tahun, Jeni tidak bisa berdiri layaknya balita normal. Saat itu ia terserang panas. Pernah diobati. Namun kemudian, kakinya tidak bisa difungsikan. Hingga saat ini.

Sehari-hari, Jeni memutari kota. Ditemani Rosidah, istrinya. Mengendarai motor modifikasi. Tidak lupa karung, tempat menampung barang yang didapat. Botol plastik, kardus dan barang lainnya menjadi buruan.

Hasilnya, Jeni mendapat antara Rp25 ribu sampai Rp50 ribu sehari. Digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jika memungkinkan, ditabung. Motor modifikasi yang digunakannya, hasil dari mengumpulkan uang.

Jeni, terus berkeliling. Mencari apa yang masih bisa dimanfaatkan. Ditemani sang istri. Jika sudah cukup, mereka kembali ke rumah kontrakan berdinding kayu berukuran 6×4 meter. Hidup sangat sederhana. Namun tak pernah menyerah. (*)

previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider

 

 

Komentar

Rekomendasi