oleh

Diduga Minum Cairan Pembasmi Rumput

radarlampung.co.id – Anggota Polsekta Kedaton masih menyelidiki  penyebab Feri Rendi Saputra (18), warga Kalianda, Lampung Selatan tergeletak di depan puskesmas, Selasa pagi (10/3). Termasuk kronologis peristiwa yang menyebabkan pemuda itu muntah darah.

Kapolsekta Kedaton Kompol M. Daud mengatakan, pihaknya belum mengetahui identitas pemuda itu. ”Iya, memang ditemukan pemuda. Tapi kita belum tahu namanya siapa dan identitas lengkapnya. Masih dirawat,” kata Daud.

Menurut dia, dari laporan bhabinkamtibmas, pemuda itu ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Ia kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapat pertolongan pertama.

”Diduga pemuda tersebut akan bunuh diri dengan menenggak cairan obat rumput. Sebab busa itu mirip yang dikeluarkan racun rumput. Jadi dirujuk (ke RSUDAM), karena di puskesmas tidak ada alat penyedot racun,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pemuda itu dalam kondisi mabuk, Daud menyatakan masih melakukan pemeriksaan. ”Nanti kita kroscek dengan pihak Puskemas Kedaton yang menangani awal,” tegasnya.

Sebelumnya, warga menemukan seorang pemuda di depan Puskesmas Kedaton, Bandarlampung, Selasa (10/3). Tubuhnya menggigil. Ia juga muntah darah.

Pemuda yang diketahui bernama Feri Rendi Saputra (18), warga Kalianda, Lampung Selatan kemudian dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM).

Menurut Harun, warga di lokasi penemuan, Feri ditemukan bhabinsa tergeletak di pinggir jalan. “Dibangunin sama bhabinsa. Karena nggak bangun, dibawa ke puskesmas. Takut ketabrak motor. Kayaknya habis dicekoki minuman keras,” kata Harun.

Lelaki 36 tahun yang hendak berobat ke puskesmas ini mengungkapkan, pihak rumah sakit kemudian merujuk Feri ke RSUDAM. “Waktu ditemuin, mukanya kehijauan. Muntah-muntah darah gitu. Dompet atau HP nggak ada. Nggak ada yang urusin,” sebut dia. (mel/ais)

 

Komentar

Rekomendasi