oleh

Kasus Polisi Tewas, Bantah Anak Minum Cairan Pembersih Lantai

radarlampung.co.id – Ayah kandung Brigpol Angga Kurniawan, Edi Pamungkas membantah sang anak meminum cairan pembersih lantai. Hal ini disampaikan sebelum pemakaman Angga di tempa tpemakaman umum (TPU) Sukakarya, Jalan Kebersihan, Gedongair, Tanjungkarang Barat, Rabu sore (11/3).

Menurut pensiunan polisi dengan pangkat terakhir Inspektur Satu ini, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (10/3), Angga ditangani oleh dokter di Rumah Sakit Bhayangkara.

”Ditangani dan masuk ruang perawatan. Baru sampai setengah jam, tertidur gitu. Saya kira tidur pulas karena pengaruh obat. Tapi saya curiga dan saya cek. Kok dingin. Saya lari ke perawat. Kebetulan ada dokternya dan saat diperiksa, sudah nggak ada (meninggal, Red),” kata Edi.   

Edi menuturkan, ia berkomunikasi dengan Angga untuk kali terakhir sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa. ”Sempat telepon. Dia bilang, pak, bapak ke rumah. Saya tanya, kenapa kamu? Dia bilang sakit. lalu saya ke sana,” sebut dia.

Ia juga membantah jika anaknya menenggak cairan pembersih lantai. ”Tidak ada. Hanya sakit di bagian perutnya. Saya nggak nyangka bakal ninggal. Sebab dari IGD ke toilet, dia masih jalan sendiri. Kuat,” tegasnya.

Edi juga mengaku belum bertanya lebih detil kepada dokter terkait kondisi anaknya. ”Saya belum tanya sama dokter. Kenapa-kenapanya. Saya sudah ikhlas. Sebelumnya nggak ada sakit. Hanya sakit perut,” ujarnya.

Diketahui, Angga ditemukan tidak sadar, Selasa (10/3). Ia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 15.30 WIB.

Dilakukan upaya dan tindakan untuk memulihkannya kembali. Termasuk mengeluarkan cairan berbahaya yang diminum Angga. Dari kurun waktu pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB, akhirnya ia sadarkan diri.

Angga kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap. Namun sekitar pukul 18.30 WIB, kondisinya menurun. Ia dibawa ke ruang gawat darurat untuk pemulihan. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. (mel/ais)

 

Komentar

Rekomendasi