oleh

Minat Kuliah di Itera, Ini Bocoran Jumlah Daya Tampung Tahun Ini

RADARLAMPUNG.CO.ID – Calon mahasiswa asal Lampung berkesempatan luas bisa berkuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) di daerah ini. Pasalnya, perguruan tinggi negeri di Lampung memiliki belasan ribu kursi untuk bisa diisi, meskipun dengan persaingan yang ketat.

Seperti di Institut Teknologi Sumatera (Itera). Itera merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang baru berusia sekitar lima tahun. Tetapi, untuk tahun ini, Itera memiliki daya tampung sebanyak 5.000 mahasiswa.

Jumlah tersebut akan tersebar di 33 Program Studi, dan kemungkinan akan bertambah menjadi 35 prodi, karena Itera sedang mengusulkan dua prodi baru dalam proses, yaitu Sains Data dan Teknik Perkeretaapian.

Sedangkan, pada tahun 2018 lalu, daya tampung Itera baru di angka 2.677 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.524 mahasiswa berasal dari Lampung.

“Di tahun 2019, Itera memiliki daya tampung sebanyak 3.664 mahasiswa, dan jumlah mahasiswa dari Lampung mencapai 1.633 mahasiswa. Artinya, memang sebagian besar mahasiswa Itera juga berasal dari Lampung,” kata Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru Itera Irfanianta Arif Setyawan.

Ia menambahkan, dari data yang diperoleh, pada pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2020 ini, pendaftar Itera paling banyak berasal dari Lampung sekitar 48,94 persen.

“Kemudian, disusul Sumatera Utara 17,01 persen, dan Sumatera Selatan 11,63 persen,” tukasnya.

Sebelumnya diketahui, Politeknik Negeri Lampung (Polinela), pada tahun 2018 lalu menyediakan daya tampung sebanyak 980 kursi, di tahun 2019 meningkat menjadi 1.155 kursi.

Dari seluruh mahasiswa yang ada di Polinela, sekitar 70 sampai 80 persennya berasal dari Lampung. Meskipun dari daerah lain juga ada yang menjadi mahasiswa Polinela, seperti dari Sumatera Utara, bahkan ada juga dari Pulau Kalimantan.

“Sedangkan, pada tahun ini, Polinela akan menyiapkan daya tampung sebanyak sekitar 1600 kursi. Dan ada juga beasiswa yang memang dikhususkan untuk mahasiswa asal Lampung,” kata Kepala Unit Informasi dan Humas Polinela, Teguh Budi Trisnanto. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi