oleh

Cegah DBD, Bupati Gotong-royong dan Lakukan Fogging

radarlampung.co.id – Dalam mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD), Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto bersama Dinas Kesehatan (Diskes) dan sejumlah kepala OPD melakukan gotong-royong di Lingkungan V, Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, Jumat (13/3). Selain membersihkan saluran irigasi, juga dilakukan fogging.

Kadiskes Lamteng dr. Otniel Sriwidiatmoko menyatakan kabupaten ini kasus DBD-nya tertinggi di Lampung. “Kasus DBD di Lamteng tertinggi di Lampung. Kita cukup prihatin karena sudah 402 kasus dengan lima orang meninggal dunia,” katanya dalam sambutan.

Banyak masyarakat yang meminta dilakukan fogging, kata Otniel, itu sebenarnya langkah terakhir. “Fogging itu langkah terakhir. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Tapi jentiknya masih terus berkembang. Karena itu, kita bersama Bapak Bupati mengajak warga untuk bergotong-royong membersihkan saluran air. Kita harus sama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jika kebersihan lingkungan terjaga, Insya Allah tak ada lagi kasus DBD. Saya tadi ambil sampel ada botol bekas ada jentik nyamuk DBD-nya. Inilah kurang disadari masyarakat di mana nyamuk berkembang,” ungkapnya

Sedangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosomerto menyatakan kasus DBD tahun ini mengalami kenaikan lebih dari 100 persen. “Tahun lalu hanya dua kasus meninggal dunia, sekarang jadi lima. Kenaikan ini lebih dari 100 persen. Siapa yang mau menjaga diri kita kalau tidak diri sendiri. Tenaga kesehatan sifatnya hanya membantu,” katanya.

Banyak ribut minta fogging, kata Loekman, itu bukan jalan utama. “Ribut-ribut minta di-fogging, ini bukan jalan utama. Fogging itu langkah terakhir. Memberantas nyamuk itu dari sarangnya. Perlu diketahui, jentiknya nyamuk DBD berdiri tegak di permukan air. Hidupnya juga di tempat penampungan air bersih. Nyamuk ini agak elite. Jadi kita harus waspada memberantas sarang nyamuk di tempat genangan air. Saya berharap kepada masyarakat, minimal sehari sebulan gotong-royong membersihkan lingkungan. Sisihkan waktu sehari saja. Ini demi kesehatan bersama,” ungkapnya. (sya/ang)



Komentar

Rekomendasi