oleh

Ini Kiat Hadapi Kegagalan Bisnis

radarlampung.co.id – Kebanyakan orang, mungkin tidak pernah terpikir untuk berdamai pada kegagalan. Padahal, itu menjadi salah satu cara ampuh untuk bangkit saat mengalami kegagalan. Hal tersebut diungkapkan Winson Kurniawan Toyib, CEO Simpur Motor Group.

Dia mengatakan, pada saat mengalami kegagalan, kebanyakan orang lebih senang menyalahkan sesuatu atau orang lain. ”Kadang kita enggak pernah mencoba berdamai dengan kata saya gagal,”katanya saat mengisi acara Seminar Manajemen AMA chapter Lampung, di Kopi Wolu, Jumat (13/3).

Padahal, sambung dia, jika seseorang bisa berdamai dengan kata gagal, maka seseorang akan lebih mudah bangkit dan memperbaiki kegagalannya, khususnya dalam berbisnis. ”Kalau kita bisa berdamai dengan kata gagal, kita nggak akan takut gagal. Kita bisa belajar dari kegagalan itu sendiri,” katanya.

Namun, Ketika seseorang berdamai dengan kata gagal, maka akan lebih mudah untuk mencari kelemahan dan memperbaikinya. ”Paling sulit memang merespon kegagalan. Kalau kita nggak berdamai sama kegagalan, kita selamanya bakal hidup seperti itu, sehingga tidak ada motivasi untuk sukses,” katanya.

Dia juga mengatakan, kegagalan itu sendiri sebenarnya merupakan hal yang biasa yang dapat membuat seseorang menjadi lebih gigih dan tidak mudah menyerah. Pada saat mengalami kegagalan, hal yang harus dilakukan pertama kali yakni melakukan evaluasi.

Sebab menurutnya, kegagalan tidak datang secara kebetulan tetapi ada faktor di belakangnya. ”Kita sering tidak sadar kalau kegagalan itu ada peranan kita di dalamnya. Pada saat kita mengalami kegagalan dan bingung harus apa, kunci utamanya harus melakukan evaluasi dulu,” tambahnya.

Di samping itu, dirinya juga kadang menemukan, beberapa orang sungkan memulai usaha dengan alasan tidak ada modal. Padahal menurutnya itu alasan yang tidak mendasar. ”Justru di jaman sekarang ini banyak usaha yang bisa dibuka dengan modal kecil,” katanya.

Beberapa orang, bahkan memulai usaha tanpa modal dengan jalan mencari investor. ”Usaha itu tidak berpatok pada modal, sebab semuanya kembali lagi kepada proses. Tidak bisa juga instan, karena itu bergantung dari bagaimana kita menjaga konsistensi usaha itu sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) chapter Lampung, Dr. Alex Tribuana Sutanto, MM mengatakan, pada seminar kali ini, pihaknya menghadirkan CEO Simpur Motor Group (DFSK, TATA Motors, TVS, KTM Sports), Winson Kurniawab Toyib.

”Kegiatan ini memang sengaja kita gelar setiap bulan secara rutin dengan menghadir berbagai narasumber yang sesuai dengan tema yang diangkat,“ katanya kepada radarlampung.co.id, Jumat (13/3).

Dia berharap dari kegiatan ini, AMA bisa berbagi pengalaman tentang merajut bisnis berdasarkan kegagalan kepada para pebisnis yang ingin memulai karir. ”Jadi nanti, narasumber kita akan berbagi pengalamannya selama berbisnis,” tambahnya.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk mendapatkan informasi atau melakukan pendaftaran, peserta dapat menghubungi di nomor 081261902030 (Yunaidi) atau bisa juga dengan membuka website resmi AMA chapter Lampung di alamat www.ama-lampung.com.

”Kegiatan ini terbuka untuk umum, para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat seminar dari kita setelah mengikuti kegiatan ini. Kami harapkan, kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku bisnis di Lampung,” pungkasnya. (ega/yud)

Komentar

Rekomendasi