oleh

Lampung Craft 2020, Bantu Tingkatkan Daya Saing Pengerajin Lampung

radarlampung.co.id – Upaya membuka pasar produk kerajinan khas Lampung, Pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi Lampung menggelar kegiatan Lampung Craft Tahun 2020, di gedung Graha Wangsa, Bandarlampung.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-56 Provinsi Lampung yang jatuh pada 18 Maret ini, dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (14-15/3). Ini merupakan gelaran Lampung Craft yang pertama dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan provinsi Lampung.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang membuka gelaran secara resmi mengatakan, festival ini sengaja digelar untuk menyatukan kreasi dari masing-masing kabupaten/kota yang sudah mengembangkan bidang ekonomi kreatif selama ini. Dirinya juga memberikan dukungan serta apresiasi pada gelaran tersebut.

”Kegiatan ini sangat bagus, dan saya akan concern pada kegiatan ini, karena kita bisa membantu perkembangan ekonomi masyarakat. Kita juga bisa memberikan kesempatan bersaing sehingga kualitas (kerajinan, red) lebih meningkat,” katanya usai membuka event Lampung Craft 2020, Sabtu (14/3).

Lebih jauh dia mengatakan, kerajinan tangan Lampung sebenarnya telah memiliki pasar tersendiri. Seperti rest Area, Pelabuhan Eksekutif, Bakauheni, dan Bandara. ”Namun, sekarang mungkin hanya tinggal memikirkan kemasannya saja,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda, Mulyadi Irsan mengatakan, pemda terus berupaya menemukan solusi tepat dalam pengembangan kerajinan. ”Masalah yang dihadapi para pengerajin selama ini adalah daya saing, ketika mereka masuk ke pasar daya saingnya lemah,” katanya kepada radarlampung.co.id.

Dalam hal ini, Pemprov Lampung bersinergi dengan ke-15 Kabupaten/kota sama-sama berupaya untuk meningkatkan daya saing para pengrajin sampai ketingkat nasional.

”Banyak potensi ternyata di dalamnya, misal dari Lampung Barat, kita punya tapis yang sudah masuk dalam daftar internasional. Jadi Lampung punya banyak sumber daya dan potensi. Nah ini tinggal diangkat, bagaimana di pasar nanti dia bisa berdaya saing,” tambahnya.

Lebih jauh dia mengatakan, melalui event-event seperti ini, para pengerajin diharapkan bisa memenuhi apa saja yang dibutuhkan pasar. Kegiatan ini juga rencananya akan dicanangkan menjadi kegiatan tahunan provinsi Lampung.

”Fokusnya untuk meningkatkan daya saing, mulai dari kualitas, standarisasi, terus akses keuangan dan lain-lain. Ini yang ingin kita rekam supaya pemerintah daerah bisa bantu,” pungkasnya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi