oleh

Alhamdulillah, Satu Pasien Dalam Pengawasan Membaik

Menyikapi virus corona (Covid-19) yang cukup mudah menular, Pemprov Lampung meminta seluruh rumah sakit di Lampung harus siap kedatangan pasien yang masuk dalam pemantauan dan menunjukan gejala Covid-19.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan, minimal satu rumah sakit memiliki lima kamar tidur untuk antisipasi terkait penyebaran virus ini. Mengingat dari surat keputusan Kemenkes, Lampung hanya memiliki empat rumah sakit rujukan. Dan hanya tiga rumah sakit di Lampung yang dinyatakan siap. Mulai Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, dan Rumah Sakit A. Yani, Metro.

”Rumah sakit rujukan ada tiga tetapi saya minta rumah sakit harus berani menyiapkan itu. Untuk formalnya ada 3 rumah sakit. Kalau ada apa-apa dari Bakauheni dan sekitarnya bisa di Bob Bazar. Tapi bukan berarti Imanuel dan lainnya tidak menerima. Akan saya cabut izinnya nanti (kalau tidak mau menerima),” beber Arinal.

Soal pembiayaan juga, terkait pasien Corona yang ditanggung pemerintah. Arinal menegaskan akan turun langsung mengenai pembiayaan dan akan mengajak rumah sakit untuk berdiskusi.

”Misalnya ada yang kena maka pembiayaan akan diambil alih pemerintah, kami akan turun, dan kami akan diskusi pada rumah sakitnya,” tambah Arinal.

Di tambahkan Kadiskes Provinsi Lampung Reihana, menurutnya sebelumnya Dinkes Lampung telah mengeluarkan surat edaran terkait kesiapan rumah sakit terkait covid-19 di Provinsi Lampung. Saat ini akan dikeluarkan pula edaran yang akan ditandatangani langsung Gubernur Lampung.

”Soal rumah sakit sebelumnya sudah ada edaran, sekarang sudah naik statusnya edaran dari Pak Gubernur. Jadi semua Rumah sakit harus minimal memiliki 5 tempat tidur untuk ruang isolasi, seminimal pun punya harus ada,” tambah Reihana. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi