oleh

Terapkan Virtual Class, Unila Juga Tutup Kolam Renang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Universitas Lampung (Unila) menerapkan virtual class untuk menggantikan kuliah tatap muka. Hal tersebut sebagai salah satu langkah meminimalisir penyebaran virus corona.

Juru bicara rektor Unila Nanang Trenggono menjelaskan, Unila tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan pembelajaran daring mulai 16-28 Maret. Pedoman pembelajaran daring selama masa pendemi infeksi covid-19 dikelola LP3M Unila bersama UPT TIK.

“Untuk pembelajaran daring, kita sudah menyiapkan virtual class. Namun ada juga yang masih menggunakan media sosial untuk pembelajaran ini. Sampai hari ini sudah ada sekitar 500 dosen yang sudah terdaftar di aplikasi tersebut, jadi untuk SDM kita sudah mumpuni. Kita juga akan sosialisasikan kepada yang lainya,” ujarnya, Senin (16/3).

Selain itu, Unila juga akan menunda pengukuhan dua guru besar, dan pelaksanaan wisuda periode I tahun 2020 yang akan dilaksanakan Maret ini.

“Jadi kegiatan yang melibatkan orang banyak, semuanya kita tunda, termasuk wisuda dan pengukuhan guru besar pada 18 Maret mendatang. Tak hanya itu, kolam renang juga ditutup selama dua minggu ini. Kegiatan kemahasiswaan seperti seminar nasional, dan lainnya juga ditunda. Fingerprint pegawai ditutup selama dua minggu, dan akan digantikan dengan absen manual. Pegawai Unila tetap masuk seperti biasa,” terangnya.

Ia menambahkan, bagi calon wisudawan yang sudah terdaftar, ijazah akan dibagikan kepada yang bersangkutan jika nanti diperlukan.

Ketua Satgas pencegahan virus corona Unila Dr.dr Asep Sukohar yang juga wakil rektor II Unila mengimbau warga Unila tidak perlu panik tapi tetap waspada.

“Bagaimana kita meningkatkan imunitas tubuh, melakukan sanitizer dengan menghindari kontak. Unila juga telah bekerja sama dengan poliklinik Unila untuk penanganan kasus-kasus awal,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan hand sanitizer produksi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila yang dipergunakan khusus di lingkungan Unila.

“Kita produksi sendiri hasil dari riset dekan FMIPA. Tapi ini hanya diperuntukkan di lingkungan Unila,” pungkasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi