oleh

Merebak Isu Penutupan Mal, Gubernur Beri Penjelasan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelar rapat terbatas bersama Wakil Gubernur Lampung dan jajarannya, serta stakeholder, menyikapi masuknya virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Arinal memimpin langsung rapat yang digelar di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Gubernur Lampung Senin (16/3).

Dalam rapat ini, Arinal menekankan masyarakat tak perlu panik dengan adanya virus corona. Arinal justru mengajak masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh fit agar tetap terus sehat.

”Kita tidak perlu resah, tetapi perlu melakukan langkah-langkah pencegahan. Oleh karena itu kami bekerja di dalam melaksanakan pencegahan ini. Namun masyarakat juga saya minta tetap lakukan pencegahan,” beber Arinal.

Beberapa poin pun menjadi bahasan Arinal, diantaranya tak meliburkan ASN (aparatur sipil Negara) di Pemprov Lampung.

”Untuk ASN, saya sudah sampaikan nggak usah takut-takut (bekerja) Lampung belum masuk wilayah yang dikhawatir kan. Saya minta jangan takut dan saya memerintahkan ASN tidak libur dan tetap bekerja seperti biasa. Karena saat ini saya punya masyarakat banyak, (ASN) jangan jadi galau dan tidak bekerja dengan baik. Maka pegawai negeri tetap bekerja dari pada libur tidak jelas. Oleh karenanya setiap dinas harus ada alat deteksi, kalau masalah langsung kita kirim (kerumah sakit),” beber Arinal.

Baca :   13 Orang Positif Corona, Apakah Lampung Masuk Zona Merah?

Arinal menambahkan, terkait tetap bekerja ini bisa dilakukan pula di rumah. Sepanjang secara administrasi sesuai dan pekerjaan bisa diselesaikan.

”Ya maksudnya pegawai negeri tetap bekerja, tapi dapat bekerja di rumah. Sepanjang secara administrasi bisa diselesaikan di rumah. Jadi bukan libur, tapi pekerjaan kantor dikerjakan. Tapi kalau rapat, rakor, pelayanan tetap harus di kantor dan harus tetap berjalan,” tambah Arinal.

Arinal menegaskan kondisi bahan pangan di Lampung juga aman karena beberapa minggu lalu petani telah panen beberapa hasil tani utama, salah satunya beras. Arinal memastikan kondisi pertanian aman.

”Dari sisi ekonomi, saya jamin tidak akan kesulitan. Karena beberapa Minggu kemaren kita panen. Justru saya memperhatikan yang bisa menimbulkan inflasi,” tambahnya.

Arinal juga menyebut tak akan menutup mall. Meskipun dirinya meminta adanya pengawasan khusus yang dilakukan antara kerjasama Dinas Kesehatan Lampung dan Polda Lampung. Termasuk di Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang, dan Bandara Radin Inten, Arinal meminta adanya penambahan pengawasan.

Baca :   Modena Hadirkan Mesin Cuci Calma WD 1157

”Saya memang tidak akan menutup mall, tapi mengawasi dengan tepat. Jadi aparat keamanan akan melakukan deteksi suhu tubuh dengan thermometer digital. termasuk di Bakauheni, saya sudah berkoordinasi hal yang sama. Jadi orang boleh berlalu lalang tetapi ada pencegahan dengan pendeteksian dengan deteksi suhu digital. Kalau bermasalah ditangani, kalau tidak ya normal-normal saja. Ini juga termasuk di pelindo dan bandara,” tambahnya.

Namun Arinal menyebut akan menunda seluruh rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Pemprov Lampung. Karena berbagai kegiatan mengundang banyak orang berkumpul.

”Karena menganggkut banyak massa, semua aktivitas dalam rangka HUT provinsi Lampung saya tunda. Karena kegiatannya memancing masyarakat banyak, jangam sampai kita euphoria musik namun terkena hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjut Arinal.

Kepala Bappeda Lampung Freddy menambahkan saat ini Pemprov Lampung telah membentuk gugus tugas dalam mengantisipasi masuknya virus corona di Provinsi Lampung.

”Pemprov menindaklanjuti dengan membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 sudah ada tugas keputusannya. Yang tentunya diketuai ibu kadiskes provinsi Lampung, Reihana. Kemudian kegiatan yang melibatkan banyak orang di tunda,” jelas Freddy. (rma/sur)



Komentar

Rekomendasi