oleh

Cegah Covid-19, Samsat Pringsewu dan Tanggamus Wajibkan Cuci Tangan

radarlampung.co.id – Wajib Pajak (WP) yang akan membayar pajak di Samsat Pringsewu dan Tanggamus, diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu.

Ini merupakan upaya Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) Wilayah VII, Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus, dalam mencegah masuknya virus corona (Covid 19), di sejumlah fasilitas pelayanan publik.

Di dua UPTD tersebut, Jajaran kepolisian dan petugas dari Dispenda (Dinas Pendapatan) telah menyediakan Alat Cuci tangan di setiap sudut maupun tempat ruang tunggu wajib pajak. Masyarakat yang ingin membayar pajak, diarahkan oleh petugas untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan proses pembayaran pajak.

Kepala UPTD Wilayah Pringsewu, Zen Smith mengatakan, kewajiban mencuci tangan untuk para pengunjung di dua kantor samsat ini, untuk menghindari penularan Virus Corona di areal kantor pelayanan Samsat Pringsewu dan Tangamus.

Baca :   Catat, Sanksi Menanti Anggota Polri yang Mudik Lebaran

“Fasilitas cuci tangan yang kami sediakan ini, untuk menghindari virus Corona yang kini sedang ramai di perbincangkan. Fasilitas cuci tangan ini, akan terus kami sediakan, selama kedua kantor samsat ini masih melakukan pelayanan kepada masyarakat, artinya tidak ada batas waktu” ujar Zen Smith, rabu (18/3).

Hal senada juga di ungkapkan Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu Martoyo S,IP, yang mengaku, penyediaan alat cuci tangan yang dilakukan Dispenda dan kepolisian, selain pencegahan virus di areal samsat , juga  untuk meningkatkan standar kebersihan, baik kebersihan petugas maupun wajib pajak di Kantor Bersama Samsat pringsewu.

Baca :   UAZ Al Kautsar Berbagi di Tengah Corona

Terpisah Kasat Lantas Polres Tangamus, AKP Yuniarta SIP, mengatakan, di Kantor samsat Tangamus juga melakukan hal yang sama seperti dilakukan Samsat Pringsewu. Menurutnya, di UPTD Tangamus juga kini di sediakan alat cuci tangan untuk para wajib pajak dan petugas pelayanan.

“Pelayanan kita tetap dibuka untuk masyarakat. Tapi, ada Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan dan kesehatan yang diberlakukan,” pungkasnya. (rls/yud)

Komentar

Rekomendasi