oleh

Persiapan Muktamar NU Dibahas, Akses Jalan Minta Diperbaiki

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jajaran Pemkab Lampung Tengah bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darussa’adah, Dusun Mojoagung, Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih, Rabu (18/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Silaturahmi yang dipimpin langsung Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto didampingi Asisten I Pemkab Lamteng Kusuma Riyadi dan 15 kepala OPD ini juga membahas persiapan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dilaksanakan 22-27 Oktober 2020.

Pimpinan Ponpes Darussa’adah yang juga Rais Syuriah PWNU Lampung K.H. Muhsin Abdillah menyatakan bahwa muktamar adalah forum tertinggi NU.

“Mukatamar adalah forum tertinggi NU yang diadakan lima tahun sekali. Insya Allah akan dibuka Presiden Joko Widodo dan ditutup Wapres K.H. Ma’aruf Amin. Pengurus NU dari seluruh Indonesia, Insya Allah hadir. Begitu juga dengan pimpinan ponpes-ponpes hadir se-Indonesia. Cabang istimewa dari luar negeri juga hadir. SK Muktamar NU sudah diterima. Lampung jadi tuan rumah dan ditempatkan di Lamteng. Kekuatan penyangga penuh untuk suksesnya muktamar ini, ya, Pak Bupati kita,” katanya.

K.H. Muhsin Abdillah meminta akses jalan keluar-masuk ke Ponpes Daruss’adah diperbaiki dan yang sempit diperlebar. “Jalan 600 meter jalinbar diharapkan juga diperbaiki untuk mempermudah akses. Jalan di depan Samsat, depan Hotel Andalas, perempatan Bandarjaya, dan Poncowati yang berlubang juga diperbaiki. Semoga Muktamar Ke-34 NU di Lampung ini sukses,” ungkapnya.

Pimpinan Ponpes Nurul Qodiri Lamteng yang juga Ketua Tanfidziyah dan Ketua PCNU Lamteng K.H. Imam Suhadi pun berharap akses jalan-jalan menuju lokasi muktamar bisa diperbaiki.

“Perbaikan akses jalan bukan hanya kepentingan muktamar, tapi juga kepentingan Lamteng. Ini juga demi kemajuan dan nama baik Lamteng. Jadi mohon bisa diperbaiki dan yang sempit diperlebar,” katanya.

Sedangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengaku merasa terhormat Lamteng ditunjuk sebagai tuan rumah Muktamar Ke-34 NU.

“Inilah bagian dari tugas saya ikut menyukseskan Muktamar Ke-34 NU. Mudah-mudahan tugas ini jadi barokah. Saya merasa terhormat Lamteng ditunjuk sebagai tuan rumah muktamar. Apalagi tuan rumah diperebutkan sembilan provinsi. Muktamar ini akan membawa nama baik Lampung, bukan hanya Lamteng,” katanya.

Loekman meminta perencanaan detail anggarannya. “Saya akan ajak bupati/wali kota se-Lampung untuk gotong-royong. Saya akan kumpulkan di Lamteng jika diizinkan gubernur. Saya bersama Pak K.H. Muhsin dan perwakilan panitia lokal juga akan menghadap gubernur untuk mengomunikasikan persiapan-persiapan ini. Ini demi nama baik Lampung yang mana Lamteng jadi tuan rumah. Saya juga akan minta perusahaan-perusahaan besar di Lamteng gotong-royong membantu suksesnya muktamar,” ujarnya.

Masalah lampu jalan 30 titik arah ponpes yang disampaikan panitia lokal tadi, Loekman menyatakan akan segera dipasang.

“Begitu juga masalah jalan depan Samsat, pemilik tanah harus dihubungi dahulu nanti diturunkan alat berat. Untuk drainase, secara pribadi saya sumbang 500 sak semen dan dikerjakan secara gotong-royong. Rekayasa jalan, saya minta Kadishub komunikasikan dengan kepolisian,” katanya.

Pemkab Lamteng, kata Loekman, juga mempersiapkan bus VIP. “Gedung Sesat Agung juga bisa digunakan untuk kegiatan rapat-rapat muktamar. Untuk penginapan, jika masih kurang Bandiklat juga bisa digunakan. Rumah dinas Nuwo Balak dan rumah dinas wakil juga bisa digunakan untuk penginapan VIP. Semaksimal mungkin akan diupayakan untuk persiapan muktamar. Muktamar ini membawa nama baik Lampung dan Lamteng khususnya. Masalah sumur bor 30 titik juga akan diupayakan. Kepala OPD juga bisa dilibatkan jadi panitia untuk memudahkan koordinasi. Saya juga hibahkan dua motor untuk NU dan Banser untuk memperlancar tugas. Pokoknya kita sama-sama gotong-royong mempersiapkannya. Saya yakin jika gotong-royong semua terlaksana dengan baik dan sukses,” ungkapnya. (sya/sur)

Komentar

Rekomendasi