oleh

Gerindra Beri Isyarat Pasangkan Wakil


Radarlampung.co.id –  DPC Partai Gerindra Kota Bandarlampung, menyetorkan dua nama Bakal Calon (Balon) walikota ke DPP. Yakni Eva Dwiana Herman HN dan Rycko Menoza.

Untuk diketahui, Gerindra merupakan parpol yang melakukan penjaringan secara tertutup. Kendati demikian, usulan nama itu tidak disertai dengan usulan Balon Wakil.

Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Bandarlampung, Imam Santoso Sugiarto mengatakan,  meskipun penjaringan secara tertutup, berdasarkan kesepakatan memang pihaknya tidak mengusulkan Balon Wakil baik dari eksternal maupun internal partai. “Ya kan memang yang diusulkan Balon Wali Kota saja,”ucapnya, Jumat (20/3).

Duketahui, Gerindra mengantongi tujuh kursi di legislatif. Tentunya itu merupakan nilai tawar yang bagus untuk menentukan hasil lobi-lobi antara kedua nama yang diusulkan ke pusat. Catatan,  kursi penuh berjumlah 10. Artinya,  dengan modal 7 kursi itu,  Gerindra hanya bisa menambah sedikit kursi saja untuk bisa berlayar mandiri.

Baca :   Demokrat Lampung Tunda Survei Balon Kada

Namun,  tentunya berbagai pertimbangan harus dilihat. Rycko Menoza masih menunggu rekomendasi dari partainya,  Golkar yang memiliki enam kursi. Sementara,  Eva pun demikian,  PDI Perjuangan juga belum mengeluarkan secara resmi rekomendasi kepadanya.

Nah,  jika memang Gerindra tidak mengusulkan nama wakil,  kemungkinan besar partai besutan Prabowo Subianto ini pun menginginkan kursi BE 2 A. Kemungkinan itu tidak ditampik oleh Imam. Hanya saja,  dia mengaku memang pihaknya tidak bernafsu untuk memasangkan kader internalnya,  ke dua nama yang diusulkan tersebut.

Baca :   Pilkada Ditunda, Bawaslu Tetap Pelototi Petahana dan ASN

“Ya bisa saja. Ada Ketua (Andika Wibawa). Tapi saya kira dia juga tidak fokus ke sana. Jika memang ada keputusan DPP bisa. Tapi kalau tidak juga tidak ada masalah, ” kata dia.

Mengenai siapa yang berpeluang antara kedua nama yang diusulkan, Imam mengaku belum bisa menjawab. Sebab, nantinya jika memang sudah ada pembahahasan di DPP,  pihaknya akan dipanggil. “Tentunya DPC akan dipanggil dan diklarifikasi oleh DPP. Misalnya, kenapa mengusulkan dua nama itu dan sebagainya lah. Nah, kalau kita sudah dipanggil, biasanya ya tidak memakan waktu lama, rekomendasi keluar. Saya kira, partai lain juga begitu,” pungkasnya (abd/yud)

Komentar

Rekomendasi