oleh

Masyarakat Jangan Percaya Informasi Hoaks Corona, Silahkan Hubungi Hotline Diskes Lampung Ini

radarlampung.co.id – Masyarakat khususnya di Provinsi Lampung untuk jangan terlalu percaya dengan informasi yang tidak bisa di pertanggung jawabkan mengenai virus Corona (Covid-19). Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Reihana, dirinya menjelaskan untuk masyarakat apabila ada pertanyaan dan ingin memberikan informasi mengenai virus Corona untuk segera menghubungi hotline pihaknya dan juga media sosial Diskes Lampung.

“Kita ada hotline apabila ada yang kebingungan bisa menghubungi 081274156087. Apapun yang masuk sehari bisa berapa pasti dijawab,” ujar Reihana, saat ditemui di Mapolda Lampung, Senin (23/3).

Menurut dirinya, masyarakat juga harus selalu kroscek mengenai informasi yang didapat apalagi terkait warning zone penyebaran virus Corona yang sempat viral di media sosial. “Kita lihat kemarin (Minggu, red) beredar peta warning zone yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Akhirnya kan apabila ada informasi seperti ini bisa mencemaskan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya pun menegaskan lagi, bahwa di Provinsi Lampung ini tidak ada di peta-petakan mengenai warning zone tersebut. “Saya ingatkan lagi, warning zone itu berlaku di seluruh Provinsi Lampung. Tidak ada yang namanya di pilih-pilih. Jadi jangan kemarin kadang-kadang bikin yang tidak benar. Karena kita (Lampung, red) ini sudah daerah terjangkit. Artinya di Lampung ini semua warning zone,” ungkapnya.

Dirinya pun tidak lupa menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak percaya dengan sumber yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. “Dan saya himbau agar para msyarakat agar percaya dengan jubir untuk Covid-19 itu hanya dengan Diskes Lampung. Jangan dengan yang lain,” tegasnya.

Atas kejadian itu, Reihana pun juga telah berkoordinasi dengan Polda Lampung mengenai tersebarnya warning zone yang tidak dapat dipertanggung jawabkan tersebut. “Ya setelah saya mendapatkan warning zone dari sumber yang tidak bisa di percaya itu, saya langsung berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk memberitahu juga kepada masyarakat agar tidak mudah percaya,” pungkasnya. (ang/)

Komentar

Rekomendasi