oleh

Terminal Rajabasa Kekurangan Thermogun dan Petugas Kesehatan

radarlampung.co.id – Gabungan Polresta, Kodim 0410/KBL, BPBD, dan Dinas Perhubungan Bandarlampung turun ke Terminal Rajabasa melakukan penyemprotan disinfektan, Senin (23/3). Sasarannya kawasana terminal dan bus.

”(Tim) bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan untuk beberapa bus yang baru masuk dan area terminal. Kemudian mengecek suhu tubuh penumpang. Kami juga mendapat dukungan dari BPBD,” kata Kepala Terminal Rajabasa Denny Widjan.

Selain itu, diterapkan sosial distancing. Terutama di ruang tunggu penumpang. ”Kita memberlakukan social distancing di ruang tunggu dan tempat antrian. Memang tidak ada antrean. Sebab banyak akses di terminal sehingga tidak terjadi penumpukan,” sebut dia.

Denny mengakui, pencegahan penyebaran virus Corona ini terkendala kurangnya alat pengukur suhu tubuh. Ditambah banyaknya akses masuk dan keluar. Ini membuat pihaknya kewalahan menangani lalu lintas warga.  

”Terminal Rajabasa dengan luas empat hektare, baru dapat satu alat pengecekan suhu tubuh dari wakil gubernur. Dalam waktu dekat akan dikirim kembali dari pusat. Kalau bicara ideal, seharusnya ada enam thermogun. Sebab banyak akses di terminal. Ditambah tidak ada petugas kesehatan yang stan by,’ tandasnya.

Denny menambahkan, langkah antisipasi lainnya yang bersifat protokoler telah disiapkan. Di antaranya penyedian ruang isolasi.

“Untuk pencegahan, sudah kami siapkan. Di antaranya ruang isolasi, ditambah terkoneksi dengan hotline Covid-19 Center. Apabila ditemukan penumpang terindikasi Corona, segera menghubungi nomor tersebut. Nanti akan dijemput ambulans khusus,” tandasnya. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi