oleh

Tingkatkan Produksi Kakao Dengan Sambung Samping

radarlampung.co.id – Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi Kakao di Pesawaran, Dinas Pertanian berupaya menerapkan teknologi sambung samping. Yaitu perbaikan tanaman tua tanpa harus membongkar tanaman. 

Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Marta Utama mengatakan, pada prinsipnya sambung samping adalah menggabungkan atau menyambung batang bawah dengan klon yang dikendaki. 

“Luas area tanaman Kakao yang teraplikasi teknologi sambung samping di Pesawaran mencapai 20 hektare,” kata Anca, Senin (23/3).

Baca :   Petani Lamtim Diminta Beralih ke Pupuk Organik

Untuk kebun entres atau kebun kayu okulasi Kakao tersebar pada tujuh kecamatan. Meliputi Desa Sungaiangka, Kecamatan Gedongtataan; Kecamatan Negerikaton (Desa Bangunsari), Punduhpidada (Desa Baturaja), Waykhilau (Desa Kububatu), Waylima (Desa Waylima), Padangcermin (Desa Hanaubrakh) dan Desa Sinarharapan di Kecamatan Kedondong.

”Memang ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pemeliharaan tanaman Kakao. Di antaranya potensi sumber daya manusia yang masih rendah, sanitasi lingkungan kurang memadai, serangan hama penyakit, iklim yang kurang mendukung, serta umur tanaman yang mulai tua,” jelasnya.

Baca :   Petani Lamtim Diminta Beralih ke Pupuk Organik

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, lanjut Anca, pihaknya telah mengupayakan berbagai cara. Mulai dari menjaga sanitasi lingkungan, pemangkasan cabang yang tidak produktif, rehabilitasi tanaman tua dengan teknologi sambung samping dan pemupukan rutin. (ozi/ais)

 

Komentar

Rekomendasi