oleh

Badak Lampung Galau Soal Gaji Pemain

RADARLAMPUNG.CO.ID – Imbas penghentian Liga 2 membuat klub meminta kepastian. Termasuk Badak Lampung FC. Bahkan, manajemen menyurati PSSI untuk kepastian jalannya laga.

Hal itu diungkapkan Manajer Tim Badak Lampung FC Dany Aulia. Menurutnya pihaknya sudah menyurati PSSI.

“Sementara kita sudah ajukan surat ke PSSI untuk menunggu status kompetisinya seperti apa. Itu surat usulan, memang kita manajer Liga 2 bersurat ke PSSI untuk menentukan langkah ke depan,” terang Dany, Senin (23/3).

Pihaknya menunggu surat PSSI yang misalnya menyatakan sementara diberhentikan dahulu sampai batas waktu tidak ditentukan. “Atau misalnya ditunda setelah Idul Fitri sambil melihat perkembangan statusnya berhenti liganya,” sambungnya.

Baca :   Kompetisi Tak Jalan, Sunpride Klaim Tak Kurangi Dana Sponsorship

Bukan hanya soal kompetisi, hal ini juga termasuk mengenai mekanisme pembayaran gaji pemain. Menurut Dany, dihentikannya laga membuat pihaknya meminta petunjuk kepada PSSI mengenai mekanisme pembayaran gaji.

“Nanti PSSI berkomunikasi dengan APPI (asosiasi pesepak bola profesional Indonesia). Jadi nanti PSSI yang menentukan contohnya, misalnya pembayaran gaji hanya 25 persen. Ya sudah kita ikut aturan itu,” terang Dany.

Meski diakuinya, soal pembayaran gaji sudah diatur dalam kontrak dengan pemain. “Namanya perjanjian force majeure atau kejadian yang diluar kemampuan manusia. Itu sudah diatur di kontrak kita,” ungkapnya.

Baca :   Kompetisi Tak Jalan, Sunpride Klaim Tak Kurangi Dana Sponsorship

Menurut Dany, dari hasil komunikasinya dengan APPI, memang manajemen tidak harus membayar penuh gaji pemain. “Saya sudah berkomunikasi dengan APPI dan mereka bilang untuk bulan depan pembayaran gaji tidak diwajibkan pembayaran full. Kecuali bulan ini,” jelas Dany.

Namun ia mempertanyakan kembali berapa persen yang harus dibayar. Dan, APPI menyatakan masih menggodok aturan mengenai gaji pemain. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi