Jumat, 27 Nov 2020 | 23:45
oleh

Perbankan Harus Secepatnya Turunkan Suku Bunga Kredit

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bank Indonesia (BI) mendesak perbankan segera menurunkan suku bunga kredit. Pasalnya, sejak memangkas suku bunga sebanyak dua kali pada pekan lalu, sampai saat ini belum ada laporan dari perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit.

Kebijakan BI kembali memangkas suku bunga acuan berada di level 4,5 persen ini dilakukan untuk memitigasi imbas penyebaran virus corona atau Covid-19 di sektor finansial domestik. “Kami meminta perbankan untuk segera menurunkan suku bunga kredit,” ujarnya dalam siaran langsung di Channel YouTube BI, Selasa (23/3).

Dia mengungkapkan, sampai saat ini masih menunggu transmisi penurunan suku bunga acuan ke perbankan sehingga upaya yang dilakukan itu benar-benar dapat dirasakan dampaknya terhadap masyarakat luas.

Dalam kesempatan itu, Perry mengapreasi terhadap Menteri BUMN Erick Thohir yang sudah menginstruksikan terhadap bank-bank pelat merah untuk segera menurunkan suku bunga kredit, baik konsumen maupun korporasi. “Terim kasih Menteri BUMN karena sudah (menginstruksikan untuk) meturunkan suku bunga kredit dan menyalurkan kredit,” tuturnya.

Kebijakan yang ditempuh BI, pun juga dilakukan oleh pemerintah, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga negara ini memasimalkan menekan dampak virus corona terhadap ekonomi domestik.

Adapun tugas BI, menurunkan suku bunga dan stabilitas pasar keuangan, pemerintah mengeluarkan kebijakan paket stimulus fiskal jilid I hingga mau ke jilid III, dan OJK memberikan stimulus pembiayaan perbankan dan pasar saham. Dengan demikian, diharapkan upaya-upaya tersebut menstabilkan perekonomian Indonesia di tengah pandemi corona.

“Presiden (Joko Widodo) dan satgas fokus melakukan langkah-langkah penanganan kesehatan, misalnya penyediaan rapid test, obat-obatan, serta rumah sakit rujukan,” ucap dia. (fin/dna)

Rekomendasi