oleh

Tim Gugus Tugas Terus Bergerak, Bupati Tegaskan Lamteng Aman

radarlampung.co.id. – Tim Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Lampung Tengah terus bergerak hingga ke kampung-kampung. Hal ini diungkapkan Bupati Lamteng yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Loekman Djoyosoemarto usai rapat.

“Dari tingkat kabupaten turun ke kecamatan hingga ke kampung Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah dibentuk dan bergerak. Menyosialisasikan ke masyarakat agar menjaga kebersihan dan melakukan penyemprotan disinfektan. Kita imbau masyarakat di rumah dahulu jika tak ada keperluan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” katanya.

Dalam rapat tadi, kata Loekman, sudah dipanggil kepala puskesmas-puskesmas dan dokter untuk memberikan penjelasan. “Kita minta menjelaskan SOP penanganan Covid-19. Ini supaya tidak terjadi simpang siur,” ujarnya.

Selama ini, kata Loekman, Tim Gugus Tugas tidak ingin mem-publish tentang penanganan-penangan penyebaran virus corona. “Kita sebenarnya tak ingin mem-publish penanganan-penangan virus corona. Tujuannya supaya tidak timbul kegaduhan dan kepanikan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Terkait pelayanan publik, kata Loekman, tetap berjalan sebagaimana mestinya. “Tetap berjalan. Nggak ada pelayanan publik dihentikan. Hanya kita ingatkan kepada petugas pelaksana untuk membentengi diri dengan hidup bersih. Cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Begitu juga masyarakat yang membutuhkan pelayanan diharapkan menjaga kebersihan diri. Kita minta konsumsi vitamin untuk meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh. Jadi tak ada pelayanan yang dihentikan, termasuk informasi pasar akan ditutup bohong,” katanya.

Kemudian ada yang meminta dilakukan lockdown, Loekman menyatakan tidak akan dilakukan. “Nggak akan dilakukan lockdown. Dampaknya luar biasa. Lamteng masih aman. Positif corona nggak ada atau nol. Ada warga yang meninggal itu bukan karena corona. Tapi karena tuberkulosis (TBC). ODP juga kalau nggak salah 53 orang lagi,” ungkapnya.

Loekman mengingat masyarakat jika ada informasi yang belum pasti jangan ditelan mentah-mentah. “Kalau ada informasi yang belum jelas jangan ditelan mentah atau malah men-share informasi itu. Kita sudah membentuk Gugus Tugas, sekretariatnya di kantor BPBD Lamteng. Silakan tanyakan informasi itu. Konfirmasi supaya jelas,” katanya.

Disinfektan, kata Loekman, ada 10.000 liter dan akan ditingkatkan hingga target 60.000 liter. “Persediaan disinfektan banyak. Kita sudah bagikan ke puskesmas-puskesmas. Termasuk hand sanitizer ada meski banyak. Saya sudah instruksikan tim Gugus Tugas yang utama disterilisasikan tempat layanan umum dahulu. Misalnya kantor kelurahan, masjid, sekolahan, rumah tangga yang ada ODP-nya, dll. Pelaksanan ujian sekolah tak dihentikan, tapi penanganannya lebih intens lagi,” ujarnya.

Jika menghadapi situasi terburuk dilakukan lockdown, kata Loekman. “Kita akan lakukan jika kondisinya memaksa. Tapi, sejauh ini Lamteng aman. ODP belum tentu sudah terjangkit. Begitu juga PDP juga belum tentu sudah mengidap,” ungkapnya. (sya/ang)

Komentar

Rekomendasi