oleh

Dua Pekan Operasi Antik Krakatau, Polda Lampung Selamatkan Puluhan Ribu Jiwa

radarlampung.co.id – Sepanjang operasi anti narkotika (antik) yang digelar selama dua pekan oleh Polda Lampung, sebanyak 234 kasus yang telah berhasil diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Lampung di seluruh wilayah dan jajaran. Selain itu, sebanyak 65.609,71 gram ganja juga diamankan.

Kabid Humas Polda Lampung Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, 324 kasus yang berhasil diungkap oleh Ditresnarkoba itu tersebar di beberapa wilayah Polresta dan Polres jajaran. “Dari itu, sebanyak 422 tersangka yang berhasil diringkus. Selain ganja, kami juga berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 1.492,06 gram, ekstasi sebanyak 182,5 butir, psikotropika sebanyak 204 butir dan tembakau Gorilla seberat 30,12 gram,” ujar Pandra, saat ekspose, pada Jumat (27/3).

Pandra menambahkan, selama operasi antik ini pihaknya juga berhasil ungkap untuk sasaran target orang (TO) dengan persentase sebanyak 100 persen. “Dimana kita mendapatkan ada 20 TO orang. Juga ada target tempat sebanyak 16 yang kita ungkap,” jelasnya.

Dari berhasil mengamankan barang bukti jenis-jenis narkoba itu, apabila di estimasikan pihak Polda Lampung sudah mencapai Rp2,4 miliar.

“Untuk rincian total keseluruhannya yakni untuk ganja seberat 65.609,71 Gram dengan estimasi senilai Rp131,2 Juta. Lalu sabu seberat 1.492,06 gram dengan estimasi senilai Rp2,23 miliar, ekstasi sebanyak 182,5 butir dengan estimasi senilai Rp26,3 juta,” jelasnya.

Lalu untuk obat psikotropika sebanyak 204 butir dengan estimasi senilai Rp10,2 Juta, lalu tembakau gorilla seberat 30,12 gram dengan estimasi senilai Rp600 ribu. “Tidak hanya itu pihak kami juga berhasil mengamankan uang sebanyak Rp7.479.000, lalu senpi rakitan 2 pucuk, amunisi 4 butir, timbangan 17 buah, kendaraan roda dua 31 unit, roda empat 4 unit dan handphone 135 unit,” tuturnya.

Pandra pun menambahkan, dari operasi antik yang digelar Polda Lampung ini, pihaknya mengklaim bahwa telah berhasil menyelamatkan 80 ribu jiwa lebih dari bahaya narkoba tersebut. “Kami berhasil menyelamatkan masyarakat sebanyak 80.316 jiwa,” terangnya.

Menurutnya lagi, narkoba ini merupakan kejahatan yang sangat luar biasa atau extra ordinary crime. “Nah jadi informasi sekecil apapun kami tindaklanjuti dan kami proses,” pungkasnya. (ang/ang)

Komentar

Rekomendasi