oleh

TMMD Ke-107, Tahap Finishing Pasang Kubah Musala Nurul Huda

RADARLAMPUNG.CO.ID – TNI bersama Masyarakat Kampung Sumbersari, Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah, memasang kubah Musala Nurul Huda secara bergotong-royong. Kegiatan ini dalam rangka TMMD Ke-107 Kodim 0411/LT, Jumat (27/3).

Dandim 0411/LT Letkol CZI Burhannudin memimpin langsung doa bersama ketika pengangkatan dan pemasangan kubah Musala Nurul Huda di Kampung Sumbersari didampingi beberapa Pama Kodim 0411/LT. Di antaranya Plh. Kasdim Mayor Inf. Bagus S., Pasi Intel Kapten Inf. Taufiek, Pasiter Kapten Inf. Sabariyanto, Danunit Intel Lettu Inf. Tri Yuli P., dan Danramil jajaran.

Burhannudin mengucapkan puji syukur pembangunan Musala Nurul Huda memasuki tahap penyelesaian. “Alhamdulillah pembangunan Musala Nurul Huda ini sudah hampir pada titik penyelesaiannya. Mudah-mudahan bisa segera kita rampungkan pembangunan musala ini sehingga bisa segera dipergunakan oleh masyarakat sekitar untuk menjalankan ibadah,” katanya.

Kakam Sumbersari Syahril dan Sekretaris Kampung Arif Juhaeni mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI. “Kita bersyukur kepada Allah SWT dengan hampir selesainya pembangunan Musala Nurul Huda. Kita ucapkan terima kasih kepada Dandim 0411/LT beserta seluruh jajarannya yang telah melaksanakan kegiatan TMMD di Kampung Sumbersari ini,” ungkapnya.

Dalam pengangkatan kubah, Dandim 0411/LT Letkol CZI Burhannudin mengucapkan takbir secara lantang sebanyak 3 kali diikuti serentak oleh masyarakat dan seluruh anggota Satgas TMMD. Masyarakat terlihat sangat bahagia dan haru karena pemasangan kubah Musala Nurul Huda sukses. Bahkan beberapa ibu-ibu menangis haru.

Sebelumnya dalam peletakan batu pertama Musala Nurul Huda 3 Februari 2020 ini dihadiri Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto. Loekman mengatakan TMMD Ke-107 ini yang terbesar di Lamteng.

“TMMD ini yang terbesar di Lamteng. Ada lima provinsi yang melaksanakan TMMD. Lamteng sebagai tuan rumah. Saya harap masyarakat bahu-membahu bersama TNI bergotong-royong. Banyak hal yang bisa dikerjakan secara gotong-royong. Bukan hanya bupati yang ajak gotong-royong. TNI juga mengajak gotong-royang. Tak ada yang tak mungkin dengan gotong-royong. Program ini bisa menyatukan kembali masyarakat yang terpecah belah karena momen pemilu dan pilkada,” ujarnya.

Dengan gotong-royong, kata Loekman, semunya menjadi lebih kuat dan tidak mudah terpecah belah dan terhasut dengan isu-isu yang tidak benar. “Gotong-royong menjadikan kita semua lebih kuat. Tak mudah terpecah belah dan terhasut isu tak benar. Mudah-mudahan kehadiran TNI di tengah masyarakat akan membawa manfaat dalam pembangunan di Kampun sumbersari dan lainnya. Hilangkan perbedaan, bersatu untuk membangun Lamteng. semoga kegiatan ini diridhai Allah SWT,” katanya. (rls/sya/sur)

Komentar

Rekomendasi