oleh

Belajar Online, Guru Dituntut Harus Bisa Pilih Materi

Radarlampung.co.id – Imbas wabah corona, pemerintah saat ini memutuskan meliburkan para siswa dan belajar di rumah. Para guru harus memahami materi mana yang bisa didaringkan atau diajarkan secara online, dan mana yang memang harus bertatap muka.

Salah satu pengamat pendidikan di Lampung Prof Karwono mengungkapkan, karakteristik bahan ajar ada berbagai macam, tidak seluruhnya harus tatap muka. Contohnya, jika menyangkut aspek kognitif siswa bisa belajar sendiri. Namun jika menyangkut ranah sikap, atau keterampilan perlu bantuan faktor eksternal, dalam hal ini guru. “Karena itu, guru juga harus memahami mana yang bisa didaringkan, dan mana yang tidak bisa. Jadi guru bisa membedakan karakteristik bahan ajar,”ujarnya, Sabtu (28/3).

Lebih jauh Karwono menjelaskan, jika materi tersebut berkaitan dengan pengetahuan, siswa bisa membaca dan bisa mencari sendiri di buku. Tetapi jika karakteristik yang menyangkut ranah sikap, keterampilan tentu perlu hadirnya sosok guru.”Oleh sebab itu, saat ini lagi ramai pembelajaran daring. Hal-hal tertentu bisa didaringkan,”imbuhnya.

Menurutnya, pembelajaran daring di tingkat universitas tidak terlalu sulit, tetapi di tingkat SD atau pendidikan dasar dan menengah lainnya, jika semua didaringkan menjadi tidak efektif. “Kalau di perguruan tinggi mungkin bisa, dosen bisa memilah karakteristik bahan ajar yang bisa didaringkan. Guru juga harus bisa memilih mana yang bisa didaringkan, mana yang bisa diberikan tugas dan lainnya. Sehingga tidak menimbulka kejenuhan ke peserta didik,”ucap Karwono

Pada dasarnya ujarnya, peserta didik bisa belajar sendiri tanpa orang lain dalam batas tertentu. Tetapi dalam batas-batas yang lain dalam belajar juga perlu bantuan orang lain. Agar belajar lebih mudah, efektif dan berarah tujuan.(rur/nca)

Komentar

Rekomendasi