oleh

UBL Inisiasi Kuliah Umum Linguistik Virtual, Peserta Tak Hanya Dari Indonesia

RADARLAMPUNG.CO.ID – Universitas Bandar Lampung (UBL) akan menyelenggarakan kuliah umum linguistik secara virtual pada Sabtu (4/4) pukul 10.00 WIB. Kuliah umum virtual ini diselenggarakan atas kerjasaman UBL dengan Komunitas Linguistik Forensik Indonesia (KLFI), dengan mengusung tema “The Covid-19 Outbreak” Can an applied linguist contribute towards human civilization?”.

Berry Salatar, Kepala International Relationship Office (IRO) UBL mengatakan, kuliah umum linguistik ini diselenggarakan secara daring dengan menggunakan platform Zoom dan terbuka untuk umum bagi peserta dari dalam negeri maupun luar negeri. Sedangkan, narasumber kuliah umum tersebut yakni Prof. Amrin Saragih, Ph.D., yang merupakan guru besar Ilmu Linguistik di Universitas Negeri Medan.

“Dampak pandemik Convid-19 bukan menjadi alasan bagi kami untuk berhenti melakukan kegiatan-kegiatan akademik. Kami memanfaatkan teknologi digital yang sudah menjadi bagian dari media pembelajaran di UBL untuk menjadi solusi di tengah pembatasan diri, social distancing, dan physical distancing yang diterapkan di kampus UBL,” jelasnya, Jumat (3/4).

Kepala Pusat Studi Linguistik UBL Susanto menerangkan, peserta kegiatan ini tidak hanya berasal dari dalam negeri akan tetapi juga dari luar negeri.

“Alhamdulillah sejauh ini peserta yang mendaftar sudah hampir 200 orang yang berasal dari Indonesia, Singapura, Portugal, Vietnam, Amerika, India, Australia, Jepang, Malaysia, Belanda, Korea Selatan, Tiongkok, Rusia, dan Nigeria.” kata Susanto.

Terpisah, Rektor UBL Prof M. Yusuf S. Barusman sangat mengapresiasi kegiatan kuliah umum virtual seperti ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan akademik ini. UBL terus berinovasi untuk berperan aktif dalam knowledge sharing skala regional, nasional maupun internasional dengan berbagai cara. Kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti di tengah pembatasan diri dampak dari wabah Corona, harus tetap jalan seperti biasa. Harapan kita bersama, dari hasil kegiatan ini, sivitas akademika terus dapat mengembangkan kerjasama dan kolaborasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” pungkasnya. (rur/rls/sur)

Komentar

Rekomendasi