oleh

IMA Dirikan Tempat Cuci Tangan di Lima Titik

radarlampung.co.id – Indonesian Marketing Association (IMA) Chapter Lampung, mulai menyalurkan lima unit tempat cuci tangan masyarakat di lima titik fasilitas umum dan tempat keramaian di Bandarlampung.

Adapun lima titik tersebut antara lain pasar Tugu Bandarlampung, pos polisi Ramayana Tanjungkarang, simpang empat Simpur Center, pasar Mambo Telukbetung, dan pintu keluar Mal Boemi Kedaton. Kegiatan ini dilakukan serentak pada Minggu (5/4).

Ketua Pelaksana Kegiatan, Helmi Yansah menjelaskan, ini merupakan salah satu aksi IMA chapter Lampung dalam rangka turut mencegah penyebaran virus Covid-19 di kota Bandarlampung. ”Fokusnya memang dititik keramain, dan fasilitas umum,” katanya.

Dia juga mengatakan, kegiatan ini sendiri bertujuan untuk dapat lebih menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan. ”Ini juga sesuai dengan kampanye pemerintah untuk pencegahan Covid-19, salah satunya adalah rajin cuci tangan,” tambahnya.

Adapun tempat cuci tangan sendiri merupakan hasil donasi dari beberapa perusahaan yang bekerjasama dengan IMA chapter Lampung. Antara lain, Astra Group yang memberikan 2 unit, Emersia Hotel and Resort Bandarlampung (1 unit), Aice Lampung (1 unit) dan anggota IMA chapter Lampung (1 unit).

”Setelah ini kita akan tetap pelihatan tempat itu mulai dari air dan sabunnya. Kita juga melibatkan masyarakat sekitar untuk mejaga tempat tersebut dan respon dari masyarakat soal ini bagus sekali. Karena ternyata memang itulah yang mereka butuhkan,” tandasnya.

Dia juga mengatakan, program ini juga akan berjalan sampai seterusnya dan berharap tempat cuci tangan untuk masyarakat tersebut bisa dapat terus digunakan meski wabah Covid-19 telah mereda nantinya.

Selain memberikan tempat cuci tangan masyarakat tersebut, IMA juga akan melakukan kegiatan lain dalam rangka pencegahan Covid-19. Yakni kegiatan penyemprotan desinfektan disejumlah tempat dan fasilitas umum yang rencananya akan dilakukan pada minggu depan.

”Kita juga masih terus menggalang dana di internal IMA dan melihat kebutuhan apalagi yang dibisa kita penuhi di masyarakat,” pungkasnya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi