oleh

Ini Lima Titik Posko Covid-19 Pemkot Bandarlampung

radarlampung.co.id – Pemerintah Kota Bandarlampung, mendirikan Lima posko pengawasan perbatasan dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Lima titik tersebut berada di Bunderan Raden Intan Rajabasa, Gerbang Masuk Kecamatan Panjang, Gerbang masuk Kemiling, Exit Tol ITERA (Polsek Sukarame), dan TPI Lempasing (Kec. Tbt).

Jubir Gugus tugas percepatan penanganan pencegahan Covid-19 Bandarlampung, Ahmad Nurizki menjelaskan, Setiap pemudik yang berasal dari luar daerah dalam jumlah besar, atau datang dari Pulau Jawa, diberlakukan tindakan pengawasan ketat yang dibantu personel TNI dan Polri.

Pengawasannya, berupa pengecekan, penyemprotan disinfektan ke kendaraan, hingga pemeriksaan penumpang atau pengendara. Posko itu, dijaga sekitar 10 orang terdiri dari anggota Diskes, BPBD, Pol PP, Dishub, PMI, TNI dan Polri.

“Mereka bertugas selama 18 jam, dan setiap harinya dibagi menjadi dua shift pagi dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB, sore dimulai dari pukul 15:00 WIB sampai berakhir,” bebernya.

Menurutnya, setiap posko akan dilengkapi beberapa alat kelengkapan seperti, tenda posko, penyemprot disinfektan, termometer deteksi suhu (Thermogun), mobil ambulans, atau pelayanan kesehatan (yankes).

Adapun tugasnya, melakukan pengecekan kepada setiap orang dan kendaraan yang akan memasuki wilayah Kota Bandarlampung, kemudian melakukan Pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan ke orang tersebut tanpa ketinggalan kendaraannya.

“Jika ditemukan orang dengan gejala demam atau batuk dengan suhu badan diatas 37,5 derajat, dilaksanakan sesuai protokol penanganan Covid-19 oleh tim untuk selanjutnya dibawa ke puskesamas atau rumah sakit terdekat,”katanya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, Pemkot Bandarlampung tengah melakukan penambahan ruang isolasi yang berada di RSUD A. Dadi Tjokrodipo, pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis.

“Kita tengah mempersiapkan penambahan ruang isolasi bagi PDP atau positif penderita Covid-19 sebanyak 23 kamar lagi. Dalam minggu-minggu ini sudah siap. Sebelumnya kita sudah ada 8 ruang isolasi positif Covid-19. Meski demikian, kalau pasienya sudah parah, baru dirujuk ke RSUDAM,” pungkasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi