oleh

Polres Waykanan Kembali Semprotkan Disenfektan

radarlampung.co.id – Masih dalam rangka pemberian rasa aman pada masyarakat terhadap kemungkinan berjangkitnya virus Corona di Waykanan hari ini Polres Waykanan kembali semprottkan disinfektan di Masjid Al-Ikhlas Kampung Negeri Baru dan beberapa fasilitas umum lainnya, Rabu (8/4).

Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di sejumlah fasilitas yang dilakukan sterilisasi diantaranya, SPBU Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu dan Masjid Al-Ikhlas Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Sabhara IPTU I Dewa Gede Anom menyatakan penyemprotan dilakukan oleh empat anggota Satsabhara Polres Way Kanan yakni Aipda Rusmiyanto, Bripka Budi Satria, Bripka M. Wahyu Sriyono dan Bripda Gion S dengan sasaran tempat perkumpulan masyarakat.

“Tidak menutup kemungkinan, virus itu bisa mereka dapat di perjalanan. Sehingga menurutnya antisipasi seperti yang kita lakukan ini bisa mencegah Covid -19,” ujar IPTU I Dewa Gede Anom.

Lebih jauh Dewa menmbahkan bahwa, Meskipun sudah dilakukan penyemprotan disinfektan, kesadaran dan peran aktif masyarakat harus diterapkan dengan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan setiap saat mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, hingga membatasi jumlah orang untuk berkumpul sementara waktu agar terhindar dari serangan virus Corona .

Terpisah, Akhmad Basri Pengurus Masjid Besar Attaqwa Blambangan Umpu menerangkan bahwa masjid tertua di blambanganumpu tersebut telah dilakukan penyemprotan seminggu sekali oleh Dinas Kesehatan Way Kanan sejak merebaknya kabar tentang virus Corona.

” Alhamdulillah masjid besar Attaqwa Kecamatan Blambangan Umpu setelah dilakukan perawatan setiap hari Kamis dan Kamis besok merupakan kali yang ke-4 dilakukan penyemprotan dengan harapan masih tersebut benar-benar steril dari korona dan jamaahnya dapat melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman,” pungkasnya. (sah/ang)

Komentar

Rekomendasi