oleh

Ini Pernyataan Resmi Pemkab Lampura Terkait Covid-19

radarlampung.co.id – Dua warga Lampung Utara (Lampura), terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19. Ditanggapi langsung Plt.Bupati Budi Utomo.

Menurutnya, beradasarkan hasil laporan yang diterimanya sampai dengan saat ini, warga Lampura yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak dua orang. Mereka berasal dari warga Kelurahan Kotaalam dan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan. Ini merupakan hasil pengujian laboratorium pemeriksaan monitoring dan nasatoring atau hidung dan tenggorokan.

“Ini juga diperkuat dengan hasil laboratorium penelitian dan pengembangan kesehatan di Palembang, Sumbagsel. Setelah sampel dikirimkan ke Provinsi Lampung, ternyata keduanya positif terjangkit virus Corona. Ini setelah dari sampel 12 orang tanpa gejala (OTG), melalui serangkaian pemeriksaan dan hasilnya ditemukan positif. Dan keduanya memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif terkontaminasi yang dibuktikan dengan hasil lab. Yakni Gowa, Sulawesi Selatan,”ungkap Budi Utomo, saat menggelar telekonfrence, di Rumah Dinas Wakil Bupati, semalam (9/4).

Budi Utomo yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan covid-19 Kabupaten Lampura ini menambahkan, guna mempermudah penyebutan, maka untuk kedua kasus positif terkontaminasi covid-19 yakni K1 dan K2. Dengan rincian, kasus pertama terkontaminasi positif corona di Lampura disebut K1 dan selanjutnya disebut K2, dengan terkontaminasi Lampung Utara kedua. Sementara sisanya masih dalam pemantauan. Sebanyak 8 orang yang berhubungan dan memiliki riwayat kontak langsung dengan orang terkontaminasi.

“Lalu, untuk selanjutnya berturut-turut mereka diperiksa hasil negatif yakni seorang istri dikelurahan Kelapatujuh satu orang. Bapak/Ibu warga Kotaalam disebut orang ke-4 dan ke-5; di Penagan, Kecamatan Abung Timur 3 orang disebut ke-6, ke-7 dan ke-8; Wonomerto Kecamatan Kotabumi Utara ke-9; di Sukadana Udik, Negara Tulangbawang, Tanah Abang Kecamata Bunga Mayang ke-10, ke-11, ke-12,” bebernya.

Budi menjelaskan, saat ini kedua sudah dilakukan isolasi di gedung yang dipersiapkaan bagi karantina, yakni GSG Islamic Center Kotabumi, dengan pengawasan khusus petugas dan keperluan yang dipersiapkan pemerintah daerah selama masa isolasinya.

“Saya juga sudah menginstruksikan langsung kepada OPD terkait untuk bekerja ektra dilapangan, setelah adanya informasi ini,” katanya.

Pemerintah Daerah, merekomendasikan kepada masyarakat beberapa hal menyangkut arahan pemerintah selama merebaknya wabah belum diketemukan obatnya itu. Seperti Menahan diri untuk tidak berpegian keluar bila tidak ada urusan mendesak, bila diharuskan keluar dan berhubungan dengan orang lain agar mempertahankan jarak aman kurang lebih 1 meter.

Kemudian, Membiasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun bila tak ada handsanitiser, Menerapkan etika batuk dan bersin secara benar dan baik sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat dan berimbang, rajin mengkonsumsi air putih dan berolah raga.

“Dan terakhir, meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan memperbanyak ibadah. Dan terpenting itu meningkatkan kepedulian kepada mereka memiliki riwayat kontak atau positif dengan cara mendukung, bukan sebaliknya mengucilkan, serta meningkatkan disiplin untuk memutus rantai penyebaran covid-19,”pungkasnya. (ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi