oleh

Pagi-pagi Ojol Kena Tipu, Catut Nama Karyawan Radar Lampung, Pesan Nasi Uduk dan Pulsa

radarlampung.co.id – Pengendara ojek online (Ojol) harus waspada. Terutama order fiktif yang diajukan pihak tidak bertanggung jawab.

Seperti dialami Yudi (40), warga Kota Baru, Lampung Selatan. Ia mendapatkan orderan fiktif yang mengatasnamakan karyawan Radar Lampung.

Peristiwa yang dialami Yudi terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu (8/4). Ia mendapat pesanan lima bungkus nasi uduk atas nama Abdul Karim dan minta diantar ke Graha Pena Lampung.

“Itu kejadian jam 4 pagi. Tadinya minta lima bungkus, tapi cuma ada dua. Kata dia (pemesan, Red), nggak pa-pa. Jadi cuma beli dua bungkus, ditambah orang itu minta belikan pulsa Rp50 ribu. Trus diantar,” kata Yudi.

Sampai di alamat pesan, Yudi menunggu. Pemesan memintanya menunggu dengan alasan mencari dompet. “Katanya tungguin mas, saya masih di gudang belakang. Terus ada setengah saya tunggu. Langsung mati nomornya. Setelah dicek, nomor itu atas nama Mulyadi,” ujarnya.

Yudi menunggu hingga sekitar pukul 05.30 WIB dan memutuskan bertanya kepada satpam. Didapat dijawab, pemesan yang mengaku Abdul Karim tidak bekerja sepagi itu.

“Saya tanya, katanya karyawan Radar kalau Pak Karim nggak pernah sampai pagi. Trus saya minta nomornya pak Karim dan dia bilang nggak ngerasa mesen,” sebut dia.

Di sisi lain, Yudi heran dengan pemesan yang dinilai cukup hafal dengan kondisi Graha Pena Lampung. “Saya baru sekali ini (ditipu). Mudah-mudahan nggak terjadi lagi. Mau cari rezeki subuh-subuh, malah dijahatin,” tegasnya. 

Sementara Ketua Gabungan Seluruh Pengemudi Ojek Online Lampung (Gaspool) Miftahul Huda mengimbau seluruh anggota untuk waspada. Pasalnya kerap terjadi orderan fiktif.

“Sudah sering kita sosialisasikan agar tidak percaya dengan pesanan fiktif seperti dengan mengirimkan pulsa atau transfer. Jadi harus hati-hati. Jangan mudah percaya,” tegasnya. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi